Gunung Merapi Terdeteksi Luncurkan Gugusan Lava Pijar

oleh -131.284 views
Merapi terdeteksi luncurkan lava pijar. (Foto: BPPTKG)

Pacitanku.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi di Yogyakarta terdekteksi meluncurkan guguran lava pijar pada Selasa (25/12) dini hari pukul 00.11 WIB.

Seperti dikutip Pacitanku.com dari akun twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi pada Selasa (25/12/2018), Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar pada Selasa (25/12) dini hari pukul 00.11 WIB.”Terjadi guguran lava pijar di Merapi jam 00.11 WIB teramati dari stasiun CCTV Deles,” tulis BBPTKG.

Lebih lanjut, BPPTKG juga menginformasikan bahwa jarak luncur guguran lava tersebut mencapai 300 meter dari puncak menuju ke arah hulu Kali Gandol. “Tingkat aktivitas #Merapi waspada atau Level 2,” tulis BPPTKG.

Diketahui, berdasarkan data pengamatan Gunung Merapi pada 24 Desember 2018 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB yang dirilis BPPTKG, disebutkan bahwa gunung teraktif di Indonesia itu sempat mengalami sejumlah aktivitas kegempaan.

Aktivitas itu yakni gempa guguran sebanyak 32 kali dengan aplitudo 1,5-65 mm, selama 14,2 – 55,2 detik, gempa hembusan satu kali dengan amplitudo 10 mm selama 19 detik, gempa low frekuensi dua kali dengan amplitudo 2-7 mm selama 10-17 detik.

Selain itu, gempa hybrid atau fase banyak tercatak 4 kali dengan amplitudo 2-11,5 mm selama 6,7-21,1 detik, serta gempa tektonik lokal satu kali dengan amplitudo 2 mm selama 23,5 detik.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan BPPTKG, dari 5 Desember hingga 19 Desember 2018 volume kubah lava Gunung Merapi tercatat mencapai 370.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.000 meter kubik per hari.

Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan oleh BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

“Pagi ini seputar Pos Pengamatan Gunung Merapi berkabut, mendung dan gerimis. Pantauan aktivitas seismik, deformasi dan geokimia saat ini landai, tidak menunjukkan adanya peningkatan data yg signifikan. Tingkat aktivitas #merapi Waspada (Level 2),”imbuh BBPTKG.