Bupati Pacitan Ingin Jadikan Perpustakaan Sebagai Pusat Referensi dan Literasi

oleh
Indartato saat mengunjungi pesta buku murah di Dinas Perpustakaan. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indartato ingin menjadikan perpustakaan menjadikan perpustakaan sebagai pusat referensi dan literasi di Kabupaten Pacitan. Hal tersebut disampaikan Indartato saat membuka bazar buku murah di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kamis (8/2/2018) kemarin.

Menurut Indartato, pembenahan sarana perpustakaan baik di tingkat sekolah, desa, dan daerah merupakan sebuah proses. Dengan tujuan utama meningkatkan minat baca dan literasi.

Dia mengatakan bahwa upaya itu harus dilakukan secara perlahan dan terus menerus. Karena untuk menumbuhkan inisiatif dan minat tidak dapat dilakukan secara instant. Tetapi paling tidak dengan kondisi perpustakaan yang representatif dan koleksi buku beragam akan mendorong percepatan pencapaiannya.

 “Setiap sore anak-anak sekolah saya lihat banyak yang datang ke perpustakaan (perpusda). Semoga ini menjadi indikasi positif,”katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Warito mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian, minat baca masyarakat Indonesia berada pada peringkat dua dari bawah. “Dari 65 negara sampel, kita diurutan 64,” ujar dia.

Atas kondisi tersebut, dengan kegiatan pasar buku murah, lanjut Warito, diharapkan meningkatkan animo masyarakat untuk datang ke perpustakaan. Sekaligus meningkatkan minat baca.

“Terbukti, jumlah kunjungan naik melampaui target. Yakni 109 persen. Jika pada tahun 2016 jumlah pengunjung hanya 14.550 orang, maka setahun berikutnya bertambah menjadi 36.805 orang,”pungkasnya. (Humas/RAPP002)