Seribuan Pendekar Diresmikan Jadi Warga Baru PSHT Cabang Pacitan

oleh -133.161 views

Pacitanku.com, PACITAN – Sebanyak 1052 pendekar akhirnya secara resmi disahkan menjadi warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan pada Jumat (6/10/2017) malam WIB di Gelanggang Olahraga Pacitan Jalan WR Supratman, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.

Widodo Talogo, Ketua PSHT Cabang Pacitan dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap tahun SH Terate punya hajat besar untuk mengesahkan warga baru yang bertujuan untuk meregenerasi kepada warga PSHT meningkat kemajuan ilmu dan kekompakan antar warga Terate.

“Terima kasih banyak kepada para pelatih atas pengorbanan dan dedikasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, selamat atas keberhasilan adik-adik semua warga baru jangan merasa hebat dan membanggakan diri, selalu merendahkan diri kepada Allah SWT dan laksanakan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab,”katanya.

Sementara, Ketua Majelis Luhur PSHT Madiun, dalam sambutannya yang dibacakan Suyatni mengatakan bahwa pengesahan warga baru di bulan suro, ini merupakan bulan yang baik agar semua warga baru mendapatkan berkah dari Allah SWT.




“Dengan canggihnya teknologi yang sekarang ini kita rasakan kami berpesan kepada calon warga baru untuk selalu menjaga keharmonisan dengan perguruan yang lain jangan mudah diadu domba dengan informasi yang belum jelas kebenarannya,”jelasnya.

Untuk itu dia berpesan kepada warga baru untuk selalu menanamkan budi pekerti yang baik. “Mulai dari sekarang membiasakan diri dan menjaga sopan santun tatakrama kepada orang tua maupun lingkungan dimana adik-adik tinggal, berbuatlah yang kebaikan untuk orang lain,”tukasnya.

Dalam pelantikan warga baru tersebut dibagi menjadi dua gelombang. Adapun gelombang pertama berasal dari enam ranting, yakni dari Ranting Pacitan sebanyak 42 pendekar,  ranting STKIP PGRI Pacitan sebanyak tujuh pendekar, ranting Pringkuku 80 pendekar, ranting Tulakan Tulakan 155 pendekar, ranting Punung Punung 55, dan ranting Bandar 173 pendekar.

Kontributor: Sarwono
Editor: Dwi Purnawan