Duh, Ibu Kandung Tega Buang Bayinya di WC Belakang Rumah

oleh -13683 views

Pacitanku.com, BANDAR – Bagi setiap ibu, bayi adalah anugerah terindah yang diturunkan Tuhan kepadanya. Namun hal tersebut sepertinya tidak disadari oleh Miyatun (38), warga Dusun Pendem, Desa Bangunsari, Kecamatan Bandar, yang tega membuang bayinya yang baru dilahirkan tersebut di WC di belakang rumahnya.

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut di buang oleh Miyatun yang berprofesi sebagai petani. Miyatun atau akrab disapa Situn diduga membuang bayinya pada Jumat (12/2/2016) lalu, dan dilaporkan kepada aparat kepolisian pada Senin (15/2/2016).

Menindaklanjuti laporan warga, Senin (15/2/2016) sekitar pukul 15.00 WIB, jajaran Polsek Bandar, Pacitan membongkar kasus pembuangan bayi tersebut. Akibat perbuatannya tersebut, Situn kini harus berhadapan dengan penyidik di Unit Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Pacitan.




Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga atas kondisi Situn. Sebelumnya, Situn diduga hamil lantaran perutnya terus membesar. Kehamilan tersebut sempat memunculkan rumor hasil hubungan gelap lantaran suami Situn sedang merantau selama enam tahun dan tidak pernah terlihat pulang.

Akan tetapi, mendadak perut Situn tak lagi gemuk seperti layaknya orang hamil. Warga di lingkungannya pun sempat menanyakan hal itu, tetapi Miyatun mengelak dia sedang mengandung. Merasa ada yang janggal, warga mendatangkan bidan desa setempat untuk memeriksa kondisi Miyatun.

Pada akhirnya, ketahuan bahwa perempuan itubaru saja melahirkan. Warga kemudian melaporkan ke Polsek Bandar. Setelah dicecar pertanyaan, Situn akhirnya mengaku telah membuang bayi yang baru dilahirkannya. Bayi tersebut kemudian dibuang ke lubang WC. Petugas bersama warga akhirnya berusaha menemukan jasad bayi tersebut. Upaya pencarian itu membuahkan hasil. Jasad bayi malang tersebut ditemukan terbungkus karung pasir bekas.

Polisi pun menemukan pusar bayi sudah hilang. Setelah dibersihkan seperlunya, jasad bayi dimasukkan dalam kardus dan dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Hasil sementara diketahui, bayi sudah meninggal dunia empat hari lalu. ‘’Pelaku mengaku bayi itu sudah meninggal saat dilahirkan. Untuk memastikan kami melakukan otopsi,’’ jelas Djamin.

Djamin belum bisa memastikan apa motif pembuangan bayi tersebut. Namun, ada dugaan bayi itu dibuang karena hasil hubungan gelap. ‘’Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Pacitan guna pemeriksaan lebih lanjut,’’ pungkasnya. (her/yup/RadarMadiun)