Memotret Geliat Pengembangan Wisata Sungai di Pacitan

oleh -Dibaca 1.864 kali

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Kabupaten Pacitan memiliki potensi pariwisata air yang melimpah, baik potensi wisata laut ataupun perairan darat. Salah satu yang sekarang sedang mencoba terus dikembangkan oleh pemerintah daerah (pemda) setempat ataupun masyarakat adalah konsep olahraga berbasis wisata sungai.

Berdasarkan penelusuran Pacitanku.com, ada lima sungai di Pacitan yang terus dikembangkan menjadi wisata yang unggul. Yang pertama adalah Sungai Maron yang terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku dan bermuara di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo. Sungai Maron ini digunakan untuk wisata menyusuri sungai. Selain itu di sungai ini juga kerap digelar festival dayung di muara sungai, yakni festival dayung Ngiroboyo.

Festival dayung Ngiroboyo yang digelar tahunan sendiri sudah berlangsung sebanyak empat kali. Keberadaan festival dayung Ngiroboyo sendiri juga telah dirasakan dampak ekonominya oleh masyarakat setempat. Kompleks obyek wisata pantai Ngiroboyo menjadi lebih ramai, yang berujung kemandirian ekonomi masyarakat setempat.

Tak jauh dari sungai Maron, ada juga sungai Cokel  yang terletak di wilayah Watukarung, Pringkuku. Sungai yang bermuara di perairan Watukarung ini juga dikembangkan untuk wisata air dengan konsep stand up paddle board, dimana pengunjung bisa menikmati mendayung perahu kecil yang disebut paddle board dengan cara berdiri.

Masih di wilayah Pringkuku, ada satu sungai lagi yang saat ini meski belum dikembangkan lebih banyak, adalah sungai Barong yang terletak di dusun Barong, desa Candi kecamatan Pringkuku. Sungai yang baru saja dibendung belum lama ini menyajikan satu konsep wisata edukasi dalam bentuk wisata air yang cukup menarik. Saat ini ada dua perahu mancung yang bisa digunakan untuk bermain kecipak-kecipuk di dalam air dengan panjang sungai yang dibendung adaah sekitar 150 meter.

Di wilayah kota Pacitan, sungai terbesar di Pacitan, yakni sungai Grindulu juga menjadi salah satu area potensial untuk dikembangkan menjadi wisata sungai. Hingga tahun 2015 ini, setidaknya sudah dua kali diadakan festival dayung di muara sungai tersebut, yakni festival ndayung prau mancung.

Untuk wilayah Pacitan bagian timur, ada sungai Soge yang bermuara di perairan Soge, Sidomulyo, Ngadirojo. Sungai yang memiliki panorama alam memukai ini sudah dimanfaatkan pengelola setempat dengan menyuguhkan wahana bebek-bebekan, untuk menyusuri area sungai.

Meski belum maksimal, setidaknya sudah ada upaya dan geliat untuk mengembangkan sungai sebagai salah satu destinasi pariwisata di Pacitan. (RAPP002)