35 Mahasiswa Untag Siap Berdayakan Masyarakat Wonodadi Kulon Ngadirojo

oleh -131.658 views
Untag dan Pemkab Pacitan jalin kerjasama PPM. (Foto : Untag)
Untag dan Pemkab Pacitan jalin kerjasama PPM. (Foto : Untag)
Untag dan Pemkab Pacitan jalin kerjasama PPM. (Foto : Untag)
Untag dan Pemkab Pacitan jalin kerjasama PPM. (Foto : Untag)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan dan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sepakat untuk menjalin kerjasama di bidang pengabdian kepada masyarakat. Sebagai tindak lanjut kesepakatan yang ditandatangani pada bulan Mei lalu, sebanyak 35 mahasiswa Untag Surabaya diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Para mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan diwilayah seluas 20 hektar untuk mengaplikasikan ilmunya di wilayah Dusun Wonodadi Kulon, Ngadirojo, Pacitan.”KKN ini kami harapkan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa mampu mengeksplor potensi itu,” kata Joni Maryono, assisten II Pemkab Pacitan, Kamis (6/8/2015) di Pacitan.

Dalam kerjasama tersebut, Pemkab dan Untag saling bersinergi untuk melakukan pengabdian dan penelitian masyarakat di Pacitan. Pemkab menginginkan Untag Surabaya untuk turut serta membantu memberdayakan masyarakatnya. Dikatakan Joni, pihaknya akan membuka lebar-lebar kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk menggali data dalam rangka eksplorasi Kabupaten Pacitan tersebut.

Sementara, Koordinator KKN Untag Surabaya, Harjo Seputro mengharapkan langkah awal ini akan terus berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Kami akan melaksanakan KKN di Dusun Wonodadi Kulon ini secara berkelanjutan hingga tahun 2019 dan kami berharap para mahasiswa dapat benar-benar mengaplikasikan ilmunya untuk masyarakat,” jelasnya.

Pertemuan penerjunan mahasiswa KKN ini dihadiri oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) Kabupaten Pacitan itu juga dipastikan bahwa kerjasama dengan Untag Surabaya akan berakhir hingga 2019 mendatang.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untag sendiri sudah membangun masyarakat Pacitan. Hal itu dibuktikan dengan lima kegiatan Iptek Bagi Masyarakat (IbM) yang telah dilaksanakan tim Untag di Kecamatan Ngadirojo, diantaranya adalah membantu pemasangan alat deteksi pergerakan tanah untuk antisipasi tanah longsor di Dusun Nglurah, Ketos dan Desa Woodadi Kulon, Ngadirojo.

Untag juga telah membuat alat deteksi bahaya banjir dan pompa hidran yang menaikkan air tanah tanpa bahan bakar dan pembangunan instalasi jaringan air bersih di Desa Nogosari dan Wonodadi Kulon. Di industri kuliner, Untag juga membentuk kelompok usaha rumah tangga kripik dan sale pisang di Desa Wonodadi Kulon.