Akibat Sopir Ngantuk, Truk Pengangkut Lem Nyebur di Sungai Grindulu Tegalombo

oleh -Dibaca 2.070 kali
Truk Kecelakaan di Tegalombo. (Foto : Ribut/Tobears)
Truk Kecelakaan di Tegalombo. (Foto : Ribut/Tobears)
Truk Kecelakaan di Tegalombo. (Foto : Ribut/Tobears)

Pacitanku.com, TEGALOMBO—Kecelakaan transportasi kembali terjadi di Pacitan. Kali ini peristiwa naas yang merupakan kecelakaan tunggal tersebut dialami oleh sebuah truk pengangkut Lem Plywood yang tercebur ke sungai Grindulu, di ruas Pakel, Ringin Asri, Tegalombo, Rabu (19/11/2014) sekitar pukul 03.00 dini hari WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terceburnya truk pengangkut lem tersebut ditengarai akibat sopir truk yang mengantuk, ditambah kondisi medan yang cukup curam di kawasan Tegalombo.

“Kronologinya, sekitar pukul 03.00 WIB, dari arah ponorogo meluncur truck bermuatan Lem Plywood wonogondo asal nganjuk, warga sekitar yang mendengar suara keras berhamburan keluar dan mencari suara tersebut namun disekliling tidak terjadi apa-apa. Namun terdengar jeritan minta tolong sontak warga mencari dari mana asal suara tersebut alhasil sebuah truck sudah berada di dasar sungai,” kata Ribut, salah satu saksi saat dikonfirmasi Portal pacitanku.

Meski tak ada korban jiwa, namun akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang yang berada di truk tersebut, dua mengalami luka ringan, sementara satu lainnya mengalami luka cukup serius.

“Truk terperosok sekitar 35 meter, dan kondisi truck ringsek total, dan untuk saat ini korban di rawat di puskesmas tegalombo, salah satunya korban warga desa sedayu Arjosari, ikut menumpang (truk) karena mobilnya rusak,” paparnya.

Sementara, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diprediksi mencapai jutaan rupiah, sebab kondisi truk mengalami kerusakan di bagian pintu depan, bak truk dan lem yang diangkut juga turut tercebur ke dalam sungai Grindulu.

Hingga berita ini diturunkan, truk yang tercebur ke dalam sungai sedalam empat meter itu belum dievakuasi petugas terkait, bahkan sejak pagi, warga setempat menonton peristiwa kecelakaan tersebut dan mengabadikannya. (RAPP002)