Ini Rencana Pengembangan Wisata Pantai Pidakan Pacitan

oleh -1.101 views
Pantai Pidakan
Pantai Pidakan
Akses jalan di Pantai Pidakan (Foto : Pantai Pidakan)
Akses jalan di Pantai Pidakan (Foto : Pantai Pidakan)

Pacitanku.com, PACITAN—Pantai Pidakan yang terletak di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan memiliki prospek cerah untuk dikembangkan menjadi wisata unggulan di Tulakan dan Pacitan. Pihak manajemen Pantai Pidakan yang digawangi pemerintah desa dan karang taruna setempat pun telah menyiapkan berbagai rencana strategis pengembangan wisata Pantai Pidakan.

Menurut pihak pengelola pantai, Slamet, hingga saat ini penghasilan dari pengelolaan obyek wisata pantai Pidakan ini mencapai 8 juta, padahal pantai ini hanya dikelola masyarakat setempat. Dia pun optimis kedepan pantai dengan ciri khas kerikil ini mampu menjadi salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Pacitan.

“Selama ini, selain wisata kerikil pantai, biasanya kita juga mengandalkan dari event – event, seperti live music dan reog, biasanya digelar saat hari besar, dan kedepan kita juga tengah menyiapkan sebuah rencana pengembangan pantai, “ ujarnya, saat menyampaikan dalam forum sarasehan pengelolaan wisata kawasan, di gedung PLUT Pacitan, Kamis (20/11/2014).

Rencana yang dimaksud Slamet adalah pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat setempat.”Kita berkeinginan bahwa parkir bus besar dan kendaraan wisatawan di pinggir Jalur Lintas Selatan (JLS), lalu pengunjung masuk ke area pantai dengan sepanjang perjalanan dikelilingi warung souvenir khas Pidakan,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Slamet pun meminta dukungan dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab). “Kita tentu sangat membutuhkan pendampingan dari Pemkab, agar pengelolaan semakin maksimal, beberapa sarana lain yang mendesak adalah komunikasi di pantai pidakan, lebih spesifik adalah sinyal handphone yang kurang memadai,” jelas Slamet.

Selain itu, Slamet meminta Pemkab dan dinas terkait untuk membantu melakukan pendampingan ekonomi kreatif masyarakat setempat. “Seperti misal pemanfaatan produksi kelapa dan daun pandan, kita sangat membutuhkan pendampingan kreatif dari pemkab,” pungkasnya. (DPPP001)