Giatkan Sosialisasi Pemilu, KPUD Pacitan Gembleng Relawan Demokrasi

oleh -101.614 views
Bimtek Relawan Demokrasi (Foto : Wawan)
Bimtek Relawan Demokrasi (Foto : Wawan)
Bimtek Relawan Demokrasi (Foto : Wawan)
Bimtek Relawan Demokrasi (Foto : Wawan)

Pacitanku.com, PACITAN—Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang kian mendekati hari h, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pacitan terus menggiatkan sosialisasi kepada warga Pacitan. Yang teranyar, KPUD Pacitan menggembleng 25 kader relawan demokrasi yang menjadi ujung tombak sosialisasi berbasis masyarakat. Agenda bertajuk Bimbingan Teknis (Bimtek) relawan demokrasi tersebut dilaksanakan di Hotel Srikandi, Pacitan Kota, Sabtu-Ahad (22-23/2/2014).

Menurut Ketua KPUD Pacitan, Damhudi, hal tersebut sebagai upaya untuk menekan angka golput yang lima tahun lalu cukup tinggi di Pacitan. “Kami mengharapkan relawan Demokrasi Pacitan harus bisa diakui publik dengan benar-benar menggiatkan sosialisasi berbasis masyarakat,” kata Damhudi, seperti dalam press release yang diterima Portal Pacitanku, Ahad.

Lebih lanjut, Damhudi menegaskan bahwa saat ini sudah memasuki siaga pemilu. “Maka dari itu masing-masing segmen harus berupaya semaksimal mungkin dalam mengakses komunitasnya, aebagai contoh untuk Relawan demokrasi segmen pemula, mempunyai sasaran 47 sekolah tingkat SLTA,” jelasnya.

Dari 47 sekolah tersebut, imbuh Damhudi, diantaranya 9 SMA, 27 SMK dan 12 MA. Di sekolah tingkat SLTA ini terdapat pemilih potensial yang usianya sudah memasuki 17 tahun. “Artinya mereka sudah terdaftar sebagai pemilih, untuk itu relawan demokrasi harus memaksimalkan sosialisasi kepada mereka,” paparnya.

Selain ditujukan untuk segmen pemula, ia juga menekankan kepada segmen lain untuk lebih serius menggiatkan sosialisasi. “Misalnya kepada segmen keagamaan yang juga mempunyai sasaran sangat luas, juga diharapkan untuk memaksimalkan sosialisi pemilu,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Dam ini.

Seperti diketahui, di kabupaten Pacitan sendiri ada beberapa ormas yang aktif melakukan kegiatan keagamaan, misalnya yasinan, pengajian dan lain sebagainya. “Dari sini, segmen keagamaan bisa minta waktu kepada ketua kelompok untuk melakukan sosialisaai terkait pemilu,” lanjut Dam.

Terpisah, Miskun, salah satu koordinator relawan demokrasi segmen keagamaan yang juga perangkat desa ngumbul kecamatan Tulakan Pacitan menceritakan, bahwa segmennya juga sudah masuk dalam kegiatan dikomunitas-komunitas keagamaan tersebut untuk sosialisasi. Bahkan juga sudah diagendakan untuk mengirimkan materi kotbah jumat di setiap masjid.

“Sosialisasi yang dilakukan bersama anggota segmennya cukup mendapatkan respon positif dari masyarakat, bahkan banyak dari kelompok masyarakan yang meminta giliran untuk mendapatkan sosialisasi pemilu, karena memang masih banyak yang belum paham terkait tatacara pencoblosan,” katanya.

Redaktur : Dwi Purnawan