Dana 570 M Dianggarkan Pemerintah untuk Garap Waduk Tukul Arjosari

oleh -131.386 views
Peta Desa karanggede tempat pembangunan waduk Tukul (Foto Meristanews)
Peta Desa karanggede tempat pembangunan waduk Tukul (Foto Meristanews)
Peta Desa karanggede tempat pembangunan waduk Tukul (Foto Meristanews)
Peta Desa karanggede tempat pembangunan waduk Tukul (Foto Meristanews)

Pacitanku.com, SAWOO—Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akhirnya meresmikan proyek pembangunan waduk Tukul di Desa Karanggede, Arjosari, dengan cara persemian  groundbreaking atau tahap awal pembangunan waduk. Waduk Tukul ini dibangun bersamaan dengan dua waduk lainnya di Ponorogo dan Bojonegoro.

Secara simbolis, agenda peresmian tiga waduk tersebut dilakukan oleh menteri PU, Djoko Kirmanti di kawasan Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/12/2013).

“Untuk pembangunannya menggunakan APBN secara bertahap dan akan selesai tahun 2017,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Yudi Pratondo, seperti dilansir dari Lensa Indonesia.

Untuk proses pembangunan Waduk Tukul di Pacitan ini sendiri akan menganggarkan dana 570 miliar dan akan dilaksanakan oleh PT Brantas Abikarya.

Tampungan air itu mampu mengairi lahan pertanian seluas 14.600 hektare. Adapun air baku yang dihasilkan mencapai 1.400 liter perdetik. Ia optimistis keberadaan tiga waduk tersebut bisa mencukupi kebutuhan air di Kabupaten Ponorogo, Pacitan, dan Bojonegoro. “Juga bisa berfungsi sebagai pencegah banjir dan pariwisata di tiga kabupaten,” tandasnya.

Seperti diketahui, sebenarnya, dana triliunan telah digelontorkan di Pacitan untuk membuat waduk yang serupa dengan Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah pada tahun 2010 silam. Namun karena saat itu terjadi pertentangan antar warga sekaligus ditunggangi kepentingan politik tertentu akhirnya waduk yang hendak didirikan di Kedungbendo, Kecamatan Arjosari pun batal terealisasi.

Setelah dua tahun berlalu dan konflik mulai surut, pemerintah daerah setempat tetap ingin membuat bendungan kendati tidak sebesar mega proyek dua tahun silam dan memindahkan proyek ke Desa Karanggede, Arjosari.

Redaktur : Robby Agustav