Rekor Kehadiran 100 Persen, Posyandu Pacitan Sukses Lampaui Target RPJMD 2026

oleh -105 Dilihat
Ibu Efi Suraningsih memberikan sambutan dalam acara Germas dan Posyandu Aktif di Desa Gendaran Pacitan.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih, saat memberikan sambutan sekaligus membuka pencanangan Germas Posyandu Aktif dan Gerakan Ibu Hamil Sehat di Desa Gendaran, Kecamatan Donorojo, Kamis (20/8/2026). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, DONOROJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Kesehatan mencatatkan torehan gemilang dengan 100 persen Posyandu berstatus aktif sekaligus melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026.

Capaian tersebut dirayakan dalam pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Posyandu Aktif dan Gerakan Ibu Hamil Sehat di Desa Gendaran, Kecamatan Donorojo, Kamis (20/8/2026).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Pacitan, Nunuk Irawati, melaporkan seluruh dari 862 Posyandu di Pacitan kini beroperasi aktif. Layanan terpadu ini ditopang oleh 6.569 kader yang melayani seluruh siklus hidup masyarakat.

“Jumlah kader berkualifikasi Utama mencapai 35,31 persen, jauh melebihi ekspektasi kami di RPJMD yang sebelumnya diproyeksikan hanya 13,5 persen,” ujar Nunuk.

Pemilihan Desa Gendaran sebagai episentrum kegiatan tingkat kabupaten ini bukan tanpa alasan. Desa ini mencetak prestasi partisipasi absolut, di mana angka kehadiran sasaran balita di Posyandu mencapai 100 persen setiap bulannya.

Keberhasilan ini memantik apresiasi tinggi dari Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih. Ia meminta konsistensi kehadiran warga terus dijaga, khususnya dalam memanfaatkan momentum Bulan Timbang Serentak.

“Penimbangan rutin ini penting untuk memantau tumbuh kembang anak. Kalau ada yang belum menimbangkan bayinya, harus dijewer ya, Ibu-ibu,” kelakar Efi yang langsung disambut tawa riuh para peserta.

Efi menegaskan, peran Posyandu saat ini sangat strategis dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung ibu hamil agar lebih sehat dan bahagia.

Senada dengan itu, Ketua TP Posyandu Kecamatan Donorojo, Betri Hapsari, mengapresiasi kerja keras para kader di akar rumput.

“Tanpa dedikasi teman-teman semua, program-program tidak akan berjalan baik. Mari kita muliakan ibu hamil, anak-anak, dan lansia,” tuturnya.

Kegiatan yang bersumber dari DAK Non-Fisik 2026 ini dirangkai dengan peninjauan layanan kesehatan, cek kesehatan gratis, serta penyerahan sertifikat ASI Eksklusif kepada sembilan balita yang sukses lulus ASI enam bulan tanpa makanan pendamping.

No More Posts Available.

No more pages to load.