Perjuangan Alifan Bagus, Dari Lelahnya Buruh Pabrik Cat Menuju Podium Perak SEA Games

oleh -154 Dilihat
Alifan Bagus Fernanda (jaket putih) saat berbicara di Siniar Kertas Kosong mengenang perjuangannya sebagai buruh pabrik cat.
MENGENANG PERJUANGAN: Alifan Bagus Fernanda (baju putih) saat menceritakan masa sulitnya sebagai buruh pabrik sebelum sukses meraih perak SEA Games 2025 dalam unggahan Siniar Kertas Kosong, Februari 2026. (Foto: Dok. Pacitanku TV)

Pacitanku.com, PACITAN – Atlet MMA kebanggaan Pacitan, Alifan Bagus Fernanda, mengenang kembali transformasi hidupnya yang penuh peluh dari seorang buruh pabrik cat hingga meraih medali perak SEA Games 2025.

Saat berbincang dengan Pacitanku.com dalam program siniar Kertas Kosong episode 56, pemuda asal Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari ini membagikan kisah yang jarang tersorot di balik kegemilangannya di MCC Hall Arena, Nonthaburi, Thailand tahun lalu.

Sebelum dikenal sebagai petarung nasional, Alifan harus berjibaku dengan debu pabrik cat di Sukoharjo demi menyambung hidup sekaligus membiayai mimpinya di dunia bela diri.

Rutinitasnya kala itu sangat menguras fisik; bekerja sebagai buruh dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, lalu menyambung perannya sebagai asisten pelatih jujitsu hingga pukul 22.00 WIB.

Tekanan ekonomi dan kelelahan fisik yang ekstrem sempat membuat mentalnya berada di titik nadir.

“Saya kepikiran sampai, oh kayaknya enggak bisa nih kalau fokus di atlet kalau sambil kerja. Siapa yang mau gaji juga kan, biaya latihan, suplemen, Sempat nyerah juga, capek banget,” kenang Alifan dalam siniar yang dikutip pada Senin (9/3/2026).

Titik balik hidupnya bermula saat ia memutuskan merantau ke Jakarta sebagai pelatih kebugaran (personal trainer).

Langkah berani itu membawanya ke arena profesional One Pride, di mana kemenangan kilatnya memicu minat tim pemandu bakat Pelatnas untuk merekrutnya membela Merah Putih pada ajang SEA Games 2025.

Kini, tiga bulan setelah keberhasilannya membawa pulang medali perak usai laga sengit melawan petarung tuan rumah, Alifan berharap kisahnya menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa musuh terbesar bukanlah lawan di dalam ring, melainkan keraguan di dalam diri.

“Lawanlah diri kalian sendiri sebelum lawan orang lain, karena kalau kalian enggak bisa ngelawan diri kalian sendiri apalagi orang lain,”tegasnya.

Video Cerita Alifan Bagus, Atlet MMA Pacitan yang Raih Perak SEA Games 2025 | Siniar Kertas Kosong Eps. 56

No More Posts Available.

No more pages to load.