Pacitanku.com, PACITAN — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mendorong Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) daerah setempat untuk tidak sekadar menjadi jago kandang, melainkan harus berani berinovasi agar mampu bersaing dengan daerah lain dalam memajukan kualitas pendidikan.
Pesan tegas tersebut disampaikan Khemal saat menghadiri gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ketiga JSIT Pacitan yang berlangsung khidmat di Ballroom Huriya, Ahad (18/1/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi Wujudkan Pendidikan Bermutu Kabupaten Pacitan” ini dihadiri oleh ratusan guru dari 13 lembaga pendidikan di bawah naungan JSIT se-Kabupaten Pacitan.
Forum musyawarah ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan visi pendidikan Islam terpadu di tengah tantangan zaman dan dinamisnya perubahan di era digitalisasi saat ini.
Dalam sambutannya, Khemal menaruh harapan besar agar forum tertinggi organisasi di tingkat daerah ini dapat melahirkan figur-figur pemimpin yang visioner.
Menurutnya, kepengurusan yang baru nanti harus diisi oleh sumber daya manusia terbaik yang memiliki semangat kolaborasi tinggi, baik dengan pemerintah daerah maupun organisasi profesi lainnya demi kemajuan bersama.
“Saya berharap dengan adanya musda ketiga ini menghadirkan pengurus-pengurus yang terbaik dalam pendidikan serta dapat berkolaborasi dengan dinas pendidikan dan organisasi-organisasi yang lain,”kata Khemal Pandu Pratikna.
Lebih jauh, mantan camat yang kini memimpin sektor pendidikan di kota 1001 gua tersebut menekankan bahwa JSIT memiliki peran vital sebagai mitra strategis pemerintah.
Oleh karena itu, mentalitas kompetitif harus dibangun agar prestasi pendidikan di Pacitan tidak tertinggal dan mampu sejajar atau bahkan melampaui capaian kabupaten lain di sekitarnya.
“Berharap JSIT dapat menjadi partner dengan dinas pendidikan serta jangan hanya menjadi jago kandang namun harus mampu bersaing dengan kabupaten lainnya,”pungkasnya.












