13 Desa Masuk Kategori Rawan, 780 Personel Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak Pacitan 2026

oleh -127 Dilihat
Pasukan gabungan mengikuti Apel Operasi Mantap Praja Grindulu 2026 di Polres Pacitan.
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah bersama Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengecek kesiapan pasukan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Grindulu 2026 di Kabupaten Pacitan, Rabu (7/10/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN — Sebanyak 780 personel gabungan disiagakan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pacitan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 45 desa, Rabu (7/10/2026).

Langkah ini diprioritaskan guna mengantisipasi potensi konflik dan gangguan keamanan, terutama di 13 desa yang telah dipetakan masuk dalam kategori rawan.

Kesiapan pengamanan ini dipastikan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Grindulu 2026 dan Pelatihan Sispamkota.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Pacitan, serta panitia Pilkades masing-masing desa.

Total kekuatan 780 personel yang diterjunkan terdiri atas 350 anggota Polri, dibantu 60 personel BKO Satuan Brimob, 90 prajurit TNI, 30 anggota Satpol PP, dan 250 personel Linmas.

Seluruh pasukan ini akan disebar mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 32 desa kategori kurang rawan dan 13 desa kategori rawan.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menegaskan bahwa pengecekan personel dan kelengkapan prasarana sangat vital mengingat Pilkades memiliki dinamika sosial yang berpotensi memicu gesekan di masyarakat.

“Pemilihan kepala desa memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik tersendiri yang harus diperhatikan. Kami secara tegas mengantisipasi berbagai potensi gangguan, seperti politik identitas, penyebaran isu yang dapat memecah belah persatuan, kampanye negatif, penyebaran berita bohong (hoaks), hingga ujaran kebencian,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Selain apel kesiapan, para personel juga dibekali kemampuan teknis melalui Pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Pelatihan ini menjadi skema taktis aparat dalam menghadapi eskalasi kerawanan selama proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung.

Sebagai informasi, rangkaian tahapan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan telah berjalan sejak 9 Juli lalu dan dijadwalkan rampung secara keseluruhan pada 14 Desember 2026 mendatang.

No More Posts Available.

No more pages to load.