Tak Gentar Jarak Tempuh dan Lawan Berat, Kontingen Ju-jitsu Pacitan Matangkan Fisik dan Mental Menuju Kejurprov Jatim 2026

oleh -105 Dilihat
Kontingen Ju-Jitsu Pacitan Berpose Bersama Sebelum Berlaga di Kejurprov Jatim
Anggota Kontingen Ju-Jitsu Kabupaten Pacitan berpose bersama dengan bangga di arena Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ju-Jitsu Jawa Timur (Jatim) - Piala Gubernur 2026. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Mengatasi tantangan jarak tempuh yang jauh serta padatnya jadwal akademik, 30 atlet Ju-jitsu Kabupaten Pacitan terus mematangkan persiapan akhir secara komprehensif demi merebut medali di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ju-jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang akan digelar di Gresik, 29-30 Agustus mendatang.

Koordinator Tim Pelatih Ju-jitsu Pacitan, Arindra Prasetya, memaparkan bahwa persiapan menuju kejuaraan bergengsi ini tidak hanya sebatas unjuk kemampuan di atas matras. Pihaknya menerapkan program latihan fisik, teknik, taktik, dan mental secara ketat sejak jauh hari.

“Sebelum mengikuti kejuaraan, kami mempersiapkan atlet secara menyeluruh. Mulai dari seleksi kesiapan bertanding, pemeriksaan kesehatan, hingga pengaturan ketat terkait pola makan, istirahat, dan berat badan agar sesuai dengan kelas yang diikuti masing-masing atlet,”kata Arindra, Kamis (27/8/2026).

Langkah menuju podium dipastikan tidak mudah. Arindra tak menampik adanya sejumlah hambatan signifikan yang mengadang timnya.

Baca juga: Bawa 30 Atlet Pilihan, Tim Ju-jitsu Pacitan Siap ‘Habis-habisan’ Rebut Emas di Piala Gubernur Jatim 2026

Jauhnya jarak tempuh dari Pacitan menuju Gresik menuntut manajemen kondisi fisik ekstra. Selain itu, tim pelatih harus memutar otak untuk menyinkronkan jadwal latihan berat dengan kegiatan sekolah dan kuliah para atlet.

Tantangan semakin berat mengingat seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dipastikan menerjunkan petarung-petarung terbaiknya. Namun, kondisi tersebut justru diubah menjadi bahan bakar semangat bagi kontingen Pacitan.

“Hambatan tersebut justru kami jadikan motivasi untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi. Kami selalu menanamkan kepada atlet; bertandinglah dengan penuh keberanian, disiplin, dan sportivitas. Jangan takut kalah, tetapi takutlah jika tidak memberikan usaha yang terbaik. Menang adalah prestasi, sedangkan pengalaman adalah pelajaran untuk menjadi juara di masa depan,”jelasnya.

Selain mengejar prestasi, para atlet juga ditekankan untuk selalu menjaga nama baik Kabupaten Pacitan serta menghormati lawan, wasit, dan seluruh elemen pertandingan.

Melalui keikutsertaan di ajang Piala Gubernur ini, Arindra berharap Ju-jitsu di Pacitan dapat semakin berkembang dan menarik minat generasi muda. Dukungan penuh dari berbagai pihak dinilai krusial untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan agar kontingen Ju-jitsu dapat memberikan hasil terbaik, bertanding dengan sehat dan aman, serta mengharumkan nama sekolah dan daerah,” tutup Arindra.

No More Posts Available.

No more pages to load.