Pantai Klayar Jadi Latar Film ‘Munafik: Melawan Iblis’, Perpanjang Daftar Pacitan Sebagai Primadona Sineas Nasional

oleh -105 Dilihat
Arya Saloka dan kru saat proses syuting film horor Munafik Melawan Iblis di Pantai Klayar Pacitan.
Suasana di balik layar (behind the scenes) proses syuting film horor Munafik: Melawan Iblis yang dibintangi Arya Saloka dan Acha Septriasa di kawasan wisata Pantai Klayar, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Keindahan karang ikonik Pacitan menjadi daya tarik utama visual film ini. (Foto: Instagram Arya Saloka)

Pacitanku.com, PACITAN — Pesona alam Kabupaten Pacitan kembali membuktikan daya tariknya di kancah perfilman nasional.

Terpilihnya pesisir ikonik Pantai Klayar di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, sebagai lokasi syuting film horor Munafik: Melawan Iblis yang dibintangi Arya Saloka dan Acha Septriasa, semakin memperpanjang rekam jejak Pacitan sebagai destinasi sekaligus “studio alam” favorit bagi para sineas Tanah Air.

Kini, giliran tebing karang eksotis Pantai Klayar yang memanjakan mata para sineas untuk film Munafik: Melawan Iblis. Kekaguman terhadap pesona magis Klayar ini turut diungkapkan oleh aktris utama, Acha Septriasa, sesaat sebelum pengambilan gambar.

“Pagi ada di Pantai Klayar… dan di Pacitan. Emm, kita semalam baru sampe, kru-kru juga baru sampe. Dan… kita mau mulai hari baru lagi setelah break dua hari,” kata Acha melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, antusias menikmati suasana pagi yang syahdu.

Kenyamanan selama proses syuting juga terlihat dari interaksi aktor Arya Saloka. Dalam video kompilasi di balik layar (behind the scenes) unggahan @filmmunafik, pemeran Ustaz Adam tersebut tampak leluasa bercanda hingga berlarian menggendong aktor anak-anak di atas hamparan pasir putih.

Tangkapan layar trailer film Munafik Melawan Iblis menampilkan keindahan tebing karang Pantai Klayar Pacitan.
Tangkapan layar dari trailer film horor Munafik: Melawan Iblis yang memperlihatkan pesona ikonik tebing karang dan ombak Pantai Klayar, Pacitan. Destinasi wisata alam ini kian mengukuhkan posisinya sebagai lokasi syuting andalan perfilman nasional. (Foto: Dok. Film Munafik)

Berbagai adegan sinematik juga terekam epik, seperti saat Arya menatap lautan luas di samping sepeda motor retro, berpadu sempurna dengan deburan ombak Klayar yang memecah karang di bawah pendaran cahaya matahari keemasan.

Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diproduseri Oswin Bonifanz ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 3 September 2026.

Munafik: Melawan Iblis tidak sekadar mengandalkan kejutan menakutkan (jumpscare), tetapi juga mengangkat isu mendalam tentang trauma, kehilangan, dan proses menerima kenyataan dari para karakternya di tengah konflik supranatural.

Kehadiran produksi film dari Unlimited Production yang bekerja sama dengan Skop Productions ini mengukuhkan tren positif perfilman nasional di ujung barat daya Jawa Timur tersebut.

Jauh sebelum Munafik: Melawan Iblis, deretan film populer telah lebih dulu mengeksplorasi keindahan pesisir Pacitan sejak belasan tahun lalu.

Baca juga: Bikin Bangga! Ini Deretan Film dengan Latar Wisata di Pacitan

Sejak belasan tahun lalu, berbagai kawasan wisata di Pacitan telah diabadikan di layar lebar, mulai dari film Kenun (2010) di Pantai Teleng Ria, Tania (2014) di Pantai Srau, Kulari ke Pantai dan Asal Kau Bahagia (2018) di Pantai Watukarung dan Soge, The East (2021) di Watukarung, hingga film Gak Nyangka (2025) yang mengambil latar Museum SBY-Ani, Sungai Maron, dan Pantai Klayar.

No More Posts Available.

No more pages to load.