Kirab Piala Juara 1 Nasional Tiga Pilar, Bupati Pacitan Harap Desa Nogosari Jadi Percontohan

oleh -102 Dilihat
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memberangkatkan kirab piala juara 1 nasional Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari.
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, saat memimpin apel pemberangkatan kirab piala penghargaan juara 1 nasional Lomba Tiga Pilar Kamtibmas yang diraih Desa Nogosari, dari halaman Pendopo Kabupaten, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, secara resmi memberangkatkan kirab piala juara 1 tingkat nasional Lomba Tiga Pilar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) 2026 yang diraih Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo.

Kirab tersebut digelar dari Halaman Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (13/8/2026).

Prestasi prestisius dari kapolri ini dirayakan melalui iring-iringan kirab yang mengelilingi kawasan perkotaan Pacitan sebelum akhirnya diserahkan secara penuh menuju Desa Nogosari.

Keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras dan sinergi solid antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat.

Baca juga: Sinergi dan Inovasi E-Thithir Bawa Desa Nogosari Pacitan Juara 1 Lomba Tiga Pilar Nasional 2026

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Ia menaruh harapan besar agar capaian gemilang Desa Nogosari mampu memantik semangat desa-desa lain di wilayah Pacitan untuk berinovasi.

Bupati Pacitan, Kapolres Pacitan, dan jajaran Tiga Pilar Desa Nogosari berfoto bersama memegang piala juara 1 Lomba Tiga Pilar Kamtibmas tingkat nasional.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Kapolres Pacitan dan jajaran Tiga Pilar Desa Nogosari mengabadikan momen dengan piala penghargaan Juara 1 Nasional Lomba Tiga Pilar Kamtibmas 2026 di sela-sela acara pemberangkatan kirab di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

“Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, serta Kabupaten Pacitan,”kata Bupati dalam sambutannya saat apel pemberangkatan kirab yang turut dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kemenangan Desa Nogosari di kancah nasional tidak lepas dari inovasi digitalisasi pelayanan dan keamanan. Mereka sukses mengimplementasikan aplikasi E-Thithir dan sistem Trisula Naga.

Baca juga: Bawa Desa Nogosari Juara 1 Nasional, Kades Trina Subagiya Sebut Kuncinya Sinergi Kamtibmas dan E-Thithir

Aplikasi E-Thithir dilengkapi fitur geotagging serta terintegrasi langsung dengan data kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang memungkinkan petugas merespons laporan warga dengan cepat dan terukur.

Pendamping IT sekaligus perwakilan Kecamatan Ngadirojo, Wira Swastika, menjelaskan bahwa sinergi digital ini memastikan setiap laporan yang masuk tidak sekadar tercatat, melainkan ditindaklanjuti hingga tuntas tanpa hambatan birokrasi.

“Kami memastikan kerangka sinergi Trisula Naga dan aplikasi E-Thithir memiliki alur kerja yang padu, di mana laporan warga langsung masuk serentak ke ponsel ketiga unsur Tiga Pilar hingga ada petugas yang tiba di lokasi kejadian dengan presisi,”jelas Wira.

Selain sistem pelaporan keamanan, digitalisasi di Desa Nogosari juga telah menyentuh aspek kemandirian data kebencanaan dan pelayanan administrasi surat-menyurat melalui aplikasi SiSoge yang telah menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Guna menjaga keberlanjutan program pascakompetisi, inovasi berbasis digital dan respons cepat Tiga Pilar ini telah dilembagakan menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) harian dalam pelayanan masyarakat di Desa Nogosari.

Harapannya, ekosistem digital yang humanis dan partisipatif ini dapat segera direplikasi oleh desa-desa lainnya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

No More Posts Available.

No more pages to load.