BPS Pacitan Terjunkan 1.080 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Sasar UMKM hingga Ekonomi Digital

oleh -121 Dilihat
Suasana Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 BPS Pacitan di Pendopo Kabupaten
Sekretaris Daerah Pacitan, Heru Wiwoho, saat membuka Apel Siaga dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Senin (15/6/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan resmi memulai rangkaian Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan menggelar Apel Siaga di Pendopo Kabupaten, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 1.080 petugas lapangan disiapkan untuk memotret aktivitas usaha secara menyeluruh sebagai landasan penentuan kebijakan ekonomi daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Heru Wiwoho, yang hadir mewakili bupati, menegaskan bahwa SE2026 bukan sekadar agenda rutin sepuluh tahunan. Sensus ini merupakan instrumen vital kenegaraan untuk memetakan kondisi ekonomi konseptual secara utuh.

“Mari kita kawal bersama langkah besar ini, dukung penuh seluruh proses sensus ekonomi 2026, dari awal hingga akhir,” kata Heru saat memberikan sambutan.

Pelaksanaan pendataan SE2026 akan berlangsung serentak di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan mulai 15 Juli hingga 30 Agustus 2026.

Kepala BPS Pacitan, Kiki Ferdiana, menjelaskan bahwa sensus tahun ini mencakup seluruh skala usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga skala besar.

Selain itu, SE2026 juga memberikan porsi perhatian khusus terhadap perkembangan tren ekonomi digital dan ekonomi kreatif yang kian masif.

“Data yang dihasilkan menjadi dasar penting terhadap penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran,” tegas Kiki.

Apel siaga dan komitmen bersama tersebut turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah terkait, serta para perwakilan petugas pendata sensus yang akan bertugas di lapangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.