Pacitanku.com, PACITAN — CEO dan Founder Kasisolusi, Deryansha Azhary, membeberkan enam pilar strategi konten dan kunci sukses personal branding kepada para pemuda Kabupaten Pacitan dalam pelatihan ekonomi kreatif bertajuk “Anak Muda Go Digital” di Grand Bromo, Rabu (6/5/2026).
Deryansha menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik (public speaking) dan membangun citra diri adalah fondasi utama agar pesan produk dapat diterima konsumen secara efektif di pasar global.
Dalam pemaparannya, ia membedah enam pilar strategi konten wajib bagi kreator, yaitu edukasi, inspirasi, hiburan, percakapan, koneksi, dan promosi. Ia juga menyoroti kesalahan fatal yang kerap dilakukan pelaku usaha dalam menentukan fokus pemasaran.
“Ada kegamangan di lapangan; yang satu hanya bicara produk, yang satu bicara konsumen. Biang kerok kegagalan pemasaran seringkali ada di sini, ketidakmampuan menyeimbangkan keduanya,” jelas Deryansha di hadapan para peserta pelatihan.
Agenda peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menyasar sektor digital ini merupakan hasil kolaborasi antara Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Founder Kasisolusi.
Kehadiran program ini menjadi komitmen nyata untuk mengawal aspirasi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) lokal.
Ibas yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa sektor ekraf adalah kekuatan baru bagi wilayah Pacitan yang selama ini identik dengan kekayaan sektor perikanan dan pertanian.
“Pacitan terus membangun dan bergerak maju. Ekonomi kreatif adalah salah satu ekonomi baru yang tersimpan di bangsa kita dan belum sepenuhnya kita garap, namun potensinya di Pacitan sangat besar. Kita bersyukur, meski belum optimal, sektor pariwisata dan ekraf di Pacitan sangat menjanjikan,” ujar Ibas.
Sebagai penutup, peserta tidak hanya menerima paparan teori, tetapi juga dibekali praktik langsung. Deryansha memandu pembuatan konten video berdurasi 60 detik yang memadukan unsur kedekatan audiens dengan taktik pemasaran.
Selain itu, ia juga membagikan trik identitas visual merek dengan mengaplikasikan kombinasi satu warna solid dan satu warna netral guna mengoptimalkan konversi penjualan dalam ekosistem digital yang sehat.












