Serentak di 7 Lokasi, 50 SD Ikuti FLS3N Kecamatan Tulakan 2026 untuk Jaring Talenta Nasional

oleh -100 Dilihat
Kelompok siswi SD menampilkan tarian tradisional dengan kostum lengkap berwarna merah keemasan dalam lomba Seni Tari FLS3N Kecamatan Tulakan 2026 di SDN Bungur.
Kelompok peserta bidang lomba Seni Tari unjuk kebolehan di atas panggung aula SD Negeri Bungur dalam gelaran FLS3N tingkat Kecamatan Tulakan 2026, Selasa (7/4/2026). (Foto: Febriani Cahyaningtias/Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN – Sebanyak 50 Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tulakan Pacitan mengirimkan talenta terbaiknya untuk berkompetisi dalam Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Tulakan tahun 2026 yang digelar serentak di tujuh lokasi berbeda pada Selasa (7/4/2026).

Penyelenggaraan tahun ini mencatat sejarah baru karena dilaksanakan dalam satu hari secara bersamaan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan bertahap.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tulakan, Barjo, menyatakan bahwa perubahan skema ini merupakan hasil kesepakatan matang panitia demi efektivitas.

“Tahun kemarin dilaksanakan secara terpisah baik waktu maupun harinya. Namun, tahun ini pelaksanaan lomba kami laksanakan secara serentak sehari dan tersebar di tujuh lokasi yang telah ditentukan demi efektivitas dan kebersamaan,”kata Barjo dalam laporannya saat pembukaan acara.

Untuk mengakomodasi puluhan sekolah tersebut, panitia membagi lokasi lomba ke tujuh titik strategis. Cabang lomba Menyanyi Solo dipusatkan di Pendopo Kecamatan Tulakan, Seni Tari di SD Negeri Bungur, Kriya di SMP PGRI Tulakan, dan Pantomim di Lapangan Desa Bungur.

Sementara itu, Gambar Bercerita bertempat di Balai Desa Bungur, Menulis Cerita di Gedung Eks UPT Tulakan, dan lomba Mendongeng digelar di TKN Pembina Tulakan.

Ajang ini diproyeksikan sebagai gerbang awal bagi para siswa untuk meraih prestasi di kancah yang lebih tinggi. Barjo menegaskan bahwa para pemenang akan mendapatkan tiket untuk mewakili wilayah.

“Juara satu di masing-masing bidang lomba nantinya berhak mewakili Kecamatan Tulakan ke jenjang berikutnya, yakni tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional,” tambahnya.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana melalui pendanaan swadaya secara gotong royong dari lembaga SD se-Kecamatan Tulakan serta para donatur.

Hal ini menjadi bukti kuatnya komitmen para pendidik dalam menyediakan ruang ekspresi bagi siswa.

“Kegiatan semacam ini diharapkan bisa menumbuhkan talenta-talenta baru sesuai bakatnya masing-masing. Semoga K3S selalu bisa memberikan panggung, waktu, dan kesempatan untuk anak-anak hebat khususnya di Kecamatan Tulakan,”pungkas Barjo.

No More Posts Available.

No more pages to load.