Pacitanku.com, PACITAN – Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan mengusut tuntas secara transparan insiden tewasnya seorang pemuda asal Brebes, Diva Tri Herianto (21), yang menabrak tiang usai dikejar anggota polisi lalu lintas di Desa Arjowinangun, Pacitan, pada Rabu (25/3/2026) siang.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mengevaluasi kejadian tersebut secara objektif dan telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur (Jatim).
“Saya mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Pacitan dan turut belasungkawa kepada korban dan keluarga. Kami berkomitmen akan mengevaluasi secara menyeluruh, objektif, sesuai prosedur, dan melibatkan serta berkoordinasi dengan Polda Jatim secara transparan,” tegas AKBP Ayub dalam pernyataan resminya, Rabu (25/3/2026).
Sebagai bentuk keseriusan, oknum anggota Satlantas Polres Pacitan berinisial Aipda R yang terlibat dalam pengejaran tersebut langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.
“Anggota yang terlibat dibawa langsung ke Polda Jatim. Kami menunggu investigasi secara lengkap, permintaan keterangan saksi, dan alat bukti lainnya,” tambah Ayub.
Insiden maut ini bermula pada pukul 11.00 WIB ketika Aipda R menduga korban melakukan pelanggaran lalu lintas dan berupaya memberikan teguran.
Baca juga: Tragis, Pemotor Brebes Tewas Tabrak Pagar Usai Kejar-kejaran dengan Polisi di Gang Sempit Pacitan
Namun, korban justru memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi masuk ke gang sempit di kawasan permukiman padat penduduk Arjawinangun.
“Pengendara roda dua tersebut tidak menggubris dan kemudian anggota kami (R) melakukan upaya menghentikan pengendara motor tersebut,” jelas Ayub. Akibat jalan yang sempit, korban gagal bermanuver, menabrak keras benda di sekitarnya, dan meninggal dunia akibat luka berat.
Saat ini, kepolisian fokus pada penanganan dan pendampingan keluarga korban yang beralamat di Klampok, Wanasari, Kabupaten Brebes. Polres Pacitan juga telah berkoordinasi terkait penyaluran bantuan dan santunan dari Jasa Raharja.
Di akhir keterangannya, Kapolres juga mengapresiasi warga setempat yang merespons cepat kejadian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah melaporkan secara cepat kejadian ini langsung kepada saya, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya.












