Pacitanku.com, PACITAN – Momentum Ramadan dimanfaatkan oleh RSU Agung Mulia dan Klinik Kecantikan Zulfa Agung Mulia Pacitan untuk mempererat silaturahmi bersama masyarakat dan para mitra melalui kegiatan buka bersama yang digelar di Huriya Ballroom, Rabu (4/3/2026) sore.
Acara yang mengusung tema “Silaturahmi Lebih Hangat, Lebih Dekat, dan Membawa Manfaat” ini dihadiri berbagai elemen, mulai dari perwakilan kepolisian, Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, sejumlah pejabat daerah, rekan sejawat dokter, bidan, mitra kerja, hingga masyarakat sekitar rumah sakit.
Melalui kegiatan buka bersama ini, manajemen RSU Agung Mulia Pacitan berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara rumah sakit dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Pada momentum Ramadan ini kami ingin bersilaturahmi dengan seluruh masyarakat, terutama yang terdekat dengan Rumah Sakit Umum Agung Mulia. Semoga silaturahmi ini membawa kebaikan, keberkahan, dan kerja sama yang baik serta menjadikan Rumah Sakit Umum Agung Mulia Pacitan semakin memberikan banyak manfaat,” kata Direktur RSU Agung Mulia Pacitan, dr. Zulfa Hasanah, Sp.DVE, FINSDV, FAADV.
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan masyarakat selama ini hingga Rumah Sakit Umum Agung Mulia kini sudah bisa melayani berbagai pengobatan umum dan berbagai layanan poli dokter spesialis.
“Awalnya kami dikenal sebagai klinik untuk ibu dan anak. Kemudian berkembang menjadi RSIA Agung Mulia Pacitan. Namun karena animo masyarakat yang luar biasa dan melebihi ekspektasi kami, serta masukan dari surveyor saat proses akreditasi, kini kami bertransformasi menjadi Rumah Sakit Umum Agung Mulia Pacitan,” jelasnya.
“Alhamdulillah, saat ini pasien kami tidak hanya dari Pacitan Kota saja, tetapi juga dari Trenggalek, Panggul, perbatasan Ponorogo, Tulakan, Ngadirojo, Donorojo, dan hampir tersebar dari seluruh Pacitan,” ungkap dr. Zulfa.
Menurutnya, perkembangan tersebut tidak lepas dari dukungan dukungan pemerintah kabupaten Pacitan, stake holder, mitra dan masyarakat Pacitan yang selama ini telah membersamai perjalanan rumah sakit.
“RSU Agung Mulia Pacitan mengucapkan banyak terima kasih karena selama ini sudah bergabung bersama masyarakat Pacitan. Dukungan yang luar biasa ini membuat kami bisa berkembang seperti sekarang. Semoga ini menjadi semangat dan momentum yang baik untuk terus meningkatkan pelayanan, fasilitas, dan perawatan agar semakin lebih baik dan lebih baik lagi,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan tausyiah dari Ustadz Abdullah Ar Rosyid yang menyampaikan pesan tentang kemuliaan profesi dokter dalam perspektif Islam.
Dalam tausyiahnya, ia menekankan bahwa profesi dokter merupakan salah satu pekerjaan mulia karena berkaitan langsung dengan penyelamatan nyawa manusia.

“Menjadi dokter itu bukan perkara mudah. Proses belajarnya panjang, sulit, penuh pengorbanan waktu, tenaga, bahkan biaya. Namun di balik itu semua, Allah memberikan kemuliaan yang luar biasa,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu, seorang dokter mendapatkan rukhsoh atau keringanan syariat ketika sedang menjalankan tugas menyelamatkan nyawa pasien.
“Ketika seorang dokter sedang menangani pasien dalam kondisi darurat, menyelamatkan nyawa seseorang, maka itu adalah prioritas. Bahkan dalam kondisi tertentu ada keringanan-keringanan dari Allah. Karena menjaga nyawa adalah bagian dari tujuan utama syariat,” tambahnya.
Menurutnya, setiap tenaga medis yang bekerja dengan niat ibadah dan ketulusan akan mendapatkan pahala yang besar. Ia pun mengajak seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk terus menjaga integritas dan niat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Pacitan dan sekitarnya.











