Rawat Jagat ke-4 Pacitan Gaungkan Tema Sluman Slumun Slamet, Empat Venue Hidupkan Kota

oleh -580 Dilihat
Pemotongan tumpeng rawat jagat 4 oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah. (Foto: Nur Azizah/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN-Acara Rawat Jagat ke-4 resmi mencapai puncaknya hari ini, Sabtu 22 November 2025.

Gelaran budaya tahunan Kabupaten Pacitan yang diselenggarakan oleh komunitas Kangen Pacitan ini mengusung tema “Sluman Slumun Slamet”, sebuah doa untuk keselamatan, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat Pacitan.

Rangkaian kegiatan Rawat Jagat telah dimulai sejak 2 November 2025, menghadirkan berbagai program seperti Doa Pesisir Pantai Pangasan, Workshop Sinoman, dan lainya.

Pembukaan acara puncak dilakukan di Pendopo Jogokaryo Kabupaten Pacitan oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, yang hadir mewakili Bupati Pacitan.

Dalam sambutannya, Gagarin menyampaikan harapan bahwa Rawat Jagat mampu membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya dan lingkungan.

“Harapannya adalah kita bisa mengapresiasi budaya, memiliki semangat untuk peduli kepada lingkungan, serta mengupayakan masyarakat selalu sehat, sejahtera, jauh dari marabahaya. Itu doa yang kita panjatkan kepada Tuhan Semesta Alam hari ini, sehingga warga Pacitan paham betul keberadaan-Nya, tidak terlepas dari hubungan dengan manusia dan Tuhan,” ujarnya.

Tahun ini, Rawat Jagat menghadirkan empat venue yang tersebar di kawasan Alun-Alun Pacitan.

Setiap venue menampilkan ragam kesenian, mulai dari tari tradisional, teater, pertunjukan dari sanggar-sanggar dan sekolah yang memeriahkan suasana.

Selain pertunjukan seni, jalan utama di sekitar alun-alun juga dipenuhi deretan UMKM lokal yang menjajakan kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif warga Pacitan, menjadikan area tersebut pusat keramaian dan destinasi wisata budaya masyarakat.

Tingginya keterlibatan pemuda menjadi salah satu kekuatan utama Rawat Jagat tahun ini.

Gagarin menegaskan bahwa generasi sepuh memiliki peran sebagai tut wuri, memberi dorongan dan semangat dari belakang agar para pemuda dapat tampil lebih berani sebagai penggerak budaya dan pelestari alam.

Perayaan puncak Rawat Jagat ke-4 berlangsung meriah, menghadirkan penampilan seni pamungkas, doa bersama, serta aktivitas UMKM yang terus menggairahkan ekonomi lokal.

Semangat utama Rawat Jagat kembali ditegaskan: merawat bumi, memuliakan budaya, dan menjaga harmoni antara manusia dengan alam.

No More Posts Available.

No more pages to load.