Pacitanku.com, PACITAN – Jajanan tradisional cenil menjadi salah satu menu takjil paling dicari warga yang melakukan aktivitas ngabuburit di kawasan Alun-Alun Kota Pacitan selama bulan Ramadan.
Kudapan kenyal berbahan tepung pati dengan taburan kelapa dan gula merah ini tetap eksis di tengah banyaknya pilihan takjil modern karena harganya yang ekonomis dan rasa yang khas.
Penjualan cenil di pasar tradisional maupun lapak pinggir jalan mengalami peningkatan signifikan menjelang waktu berbuka puasa.
Penyajian sederhana menggunakan alas daun pisang dinilai memberikan aroma alami yang menggugah selera bagi para pemburu takjil.

Shintia, salah satu warga yang sedang mencari kudapan berbuka, menyatakan bahwa cenil memberikan sensasi tenang di tengah maraknya kuliner kekinian.
“Kadang saya rindu membeli jajanan seperti cenil, apalagi sekarang banyak sekali jajanan modern. Menurut saya, jajanan tradisional terasa lebih sederhana dan lebih menenangkan untuk dinikmati,” ujar Shintia saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).
Harga per porsi yang sangat terjangkau membuat cenil dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.
Fenomena ramainya pembeli setiap sore di Alun-Alun Pacitan membuktikan bahwa kuliner tradisional ini masih menjadi bagian penting dari tradisi Ramadan masyarakat lokal.
Video Maknyus, Berburu Cenil Asli Pacitan











