Menolak Lupa Rasa Masa Kecil, Gurih Manis Cenil Tradisional Masih Jadi Primadona di Alun-Alun Pacitan

oleh -153 Dilihat
Tangan penjual sedang menaburkan parutan kelapa di atas butiran cenil merah muda yang beralaskan daun pisang
Seorang penjual di kawasan Alun-Alun Pacitan sedang menyiapkan pesanan cenil untuk takjil berbuka puasa, Rabu (4/3/2026). Permintaan jajanan tradisional ini meningkat signifikan selama Ramadan. (Foto: Liska Agustrina Ulandari/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Jajanan tradisional cenil menjadi salah satu menu takjil paling dicari warga yang melakukan aktivitas ngabuburit di kawasan Alun-Alun Kota Pacitan selama bulan Ramadan.

Kudapan kenyal berbahan tepung pati dengan taburan kelapa dan gula merah ini tetap eksis di tengah banyaknya pilihan takjil modern karena harganya yang ekonomis dan rasa yang khas.

Penjualan cenil di pasar tradisional maupun lapak pinggir jalan mengalami peningkatan signifikan menjelang waktu berbuka puasa.

Penyajian sederhana menggunakan alas daun pisang dinilai memberikan aroma alami yang menggugah selera bagi para pemburu takjil.

Close-up jajanan cenil merah muda yang mengkilap dengan siraman gula merah cair dan taburan kelapa putih di atas daun pisang.
Tampilan menggugah selera dari cenil tradisional yang menjadi buruan warga Pacitan saat ngabuburit. Perpaduan rasa manis dan gurih tetap menjadi favorit di tengah gempuran kuliner modern. (Foto: Liska Agustrina Ulandari/Pacitanku)

Shintia, salah satu warga yang sedang mencari kudapan berbuka, menyatakan bahwa cenil memberikan sensasi tenang di tengah maraknya kuliner kekinian.

“Kadang saya rindu membeli jajanan seperti cenil, apalagi sekarang banyak sekali jajanan modern. Menurut saya, jajanan tradisional terasa lebih sederhana dan lebih menenangkan untuk dinikmati,” ujar Shintia saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).

Harga per porsi yang sangat terjangkau membuat cenil dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

Fenomena ramainya pembeli setiap sore di Alun-Alun Pacitan membuktikan bahwa kuliner tradisional ini masih menjadi bagian penting dari tradisi Ramadan masyarakat lokal.

Video Maknyus, Berburu Cenil Asli Pacitan

No More Posts Available.

No more pages to load.