Peringati Hari Jadi ke-281, Perpusda Pacitan Gelar Lomba Mewarnai Tanamkan Literasi Budaya

oleh -154 Dilihat
Suasana ratusan anak PAUD dan TK mengikuti lomba mewarnai dalam rangka Hari Jadi Pacitan ke-281 di Perpustakaan Daerah Pacitan.
SEMANGAT MEMBARA. Antusiasme anak-anak tingkat PAUD, TK, dan BA saat mengikuti lomba mewarnai di Perpusda Pacitan, Kamis (12/2/2026). (Foto: Suci Rahmadani/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Pacitan menggelar lomba mewarnai bagi anak-anak tingkat PAUD, TK, dan BA di gedung Perpusda setempat, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang diikuti 250 peserta ini dihelat untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281, sekaligus sebagai upaya membangun karakter generasi muda melalui pendekatan literasi dan pengenalan budaya lokal sejak dini.

Suasana Perpusda tampak semarak oleh antusiasme ratusan anak yang didampingi orang tua mereka. Ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi seni, tetapi juga dirancang sebagai media edukatif untuk memperkuat identitas budaya lokal “Pacitanian” dan pembentukan nilai sosial.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, menyatakan bahwa perpustakaan saat ini bertransformasi menjadi ruang publik edukatif yang inklusif dan bukan sekadar tempat penyimpanan buku.

“Melalui momentum HUT Pacitan ke-281, kami ingin menanamkan kebanggaan terhadap warisan sejarah dan kebudayaan daerah kepada anak-anak,”kata Amat Taufan di sela-sela kegiatan.

Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi literat yang cakap secara kognitif dan kreatif, serta memiliki kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya.

Komitmen ini juga ditandai dengan simbolisme penyerahan buku “Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri” sebagai penguatan literasi sejarah lokal.

Senada dengan Amat Taufan, salah satu panitia kegiatan, Cahyadi, menekankan pentingnya acara ini bagi tumbuh kembang anak.

“Perpustakaan Pacitan berkomitmen mewadahi berbagai bakat generasi muda melalui program-program yang edukatif dan inspiratif,”katanya.

Respons positif datang dari para orang tua peserta. Sayono, salah satu wali murid, mengapresiasi terselenggaranya lomba tersebut karena dinilai bermanfaat melatih kreativitas dan keberanian anak tampil di ruang publik.

“Kegiatan seperti ini dapat melatih kreativitas, meningkatkan keterampilan motorik anak, serta menumbuhkan rasa percaya diri,”kata Sayono.

No More Posts Available.

No more pages to load.