Pacitanku.com, PACITAN – Produk gula aren organik kebanggaan warga Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, kini resmi melanglang buana menembus ketatnya persaingan pasar internasional.
Pencapaian gemilang ini ditandai dengan pelepasan ekspor perdana yang dipimpin langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, dari lokasi produksi di Desa Temon, Kecamatan Arjosari Pacitan pada Kamis (12/2/2026).
Komoditas unggulan yang dikelola di bawah naungan Desa Sejahtera Astra (DSA) Temon Agro Lestari ini menjadi bukti nyata keberhasilan visi pemberdayaan masyarakat desa untuk naik kelas menuju panggung dunia.
Dalam skema pengiriman perdana ini, para perajin gula aren setempat berhasil mengamankan kontrak rutin untuk mengekspor 6 ton produk setiap bulannya ke tiga negara tujuan utama, yakni Malaysia, Belanda, dan Australia.
Menteri Yandri Susanto memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi multisektoral yang solid antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan sektor swasta seperti Astra yang berhasil membawa produk lokal ke kancah global.
Baca juga: Bikin Bangga, UMKM Gula Aren Temon Wakili Pacitan Ikut Misi Dagang di Jepang
Ia menegaskan bahwa sinergi semacam inilah yang menjadi kunci utama dalam mendukung program Desa Ekspor yang tengah dicanangkan kementeriannya.
“Ini kerja luar biasa, kolaborasi dari teman-teman lembaga termasuk Astra. Kolaborasi ini akan kami terus majukan akan kami giatkan untuk menyukseskan program dari Kemendes yaitu desa ekspor,” kata Menteri Yandri Susanto, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.
Lebih lanjut, Mendes PDT mengingatkan para produsen dan pemangku kepentingan untuk senantiasa menjaga kepercayaan pasar internasional yang telah terbangun susah payah.
Ia menekankan tiga aspek krusial yang tidak boleh diabaikan demi keberlanjutan bisnis, yaitu menjaga kualitas produk, mempertahankan kuantitas pasokan, serta memastikan kontinuitas pengiriman agar nama baik produk nasional tetap terjaga di mata dunia.
Senada dengan apresiasi Menteri, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan rasa bangganya atas prestasi membanggakan yang ditorehkan oleh warga Desa Temon.
Ia menilai pencapaian ini merupakan buah manis dari kerja keras dan semangat gotong royong berbagai pihak yang menyadari bahwa kesuksesan tidak bisa diraih secara individual.
“Kita tidak bisa kerja sendiri, kita juga tidak bisa memajukan sendiri, kita harus berkolaborasi,”tandas Mas Aji.
Selain gula aren, Bupati Indrata melihat adanya potensi besar pada komoditas unggulan lain di Pacitan seperti kelapa, kopi, dan kakao untuk mengikuti jejak sukses Desa Temon jika dikelola dengan standar global.
Acara bersejarah ini turut disaksikan oleh Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Daerah Tertinggal Tabrani, HESRD Astra Diah Suran Febrianti, serta jajaran Forkopimda Pacitan yang menjadi saksi bangkitnya ekonomi kreatif dari pelosok desa.
Video Cerita Gula Aren Temon Pacitan Berdayakan Masyarakat dan Lestarikan Bumi









