Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan secara resmi memberikan apresiasi tinggi berupa bonus uang pembinaan kepada Luluk Diana Tri Wijayana, atlet angkat besi kebanggaan daerah yang sukses menyabet medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji pada Kamis (8/1/2026) di ruang kerja Bupati Pacitan.
Penyerahan penghargaan ini juga sebagai wujud terima kasih pemerintah daerah atas perjuangan sang lifter yang berhasil mengharumkan nama Pacitan dan Indonesia di kancah internasional.
Bupati Indrata Nur Bayuaji menyerahkan bonus pembinaan sebesar Rp25 juta kepada Luluk Diana Tri Wijayana dan Rp10 juta kepada sang pelatih, Samsuri.
Mas Aji, sapaan akrab Bupati, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap putra-putri daerah yang berprestasi luar biasa.
Ia pun memberikan motivasi khusus kepada atlet asal Kecamatan Punung tersebut agar tidak cepat berpuas diri dan menjadikan pencapaian ini sebagai batu loncatan untuk prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
“Tetap semangat berlatih, tetap fokus, karena perjalanan masih panjang,”kata Bupati Indrata Nur Bayuaji.
Prestasi yang diraih mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini memang terbilang fenomenal. Luluk berhasil mengibarkan Merah Putih di Chonburi, Thailand, pada Desember 2025 lalu setelah mencatatkan total angkatan 184 kilogram di kelas Women’s 48 kg.
Angka tersebut diraih melalui angkatan snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram, yang sekaligus mengungguli pesaing beratnya, atlet tuan rumah Thanyaton dan wakil Vietnam Thi Thu Trang Nguyen.
Kemenangan ini memiliki makna mendalam bagi Luluk karena menjadi momen kebangkitan mental yang manis.
Sebelumnya, ia sempat mengalami keterpurukan akibat kegagalan melakukan angkatan clean and jerk pada Kejuaraan Dunia Remaja di Peru yang membuatnya kehilangan peluang emas.
Namun, dukungan penuh dari pelatih dan pemerintah daerah, termasuk motivasi langsung dari Bupati Pacitan, menjadi bahan bakar semangat Luluk untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.












