Diikuti Putri Bupati, Pentas Tari Evaluasi ‘Gage Gumregah’ Sanggar Gage Penariku Sukses Pukau Penonton

oleh -146 Dilihat
LESTARI BUDAYA. Penampilan memukau salah satu kelompok tari dari Sanggar Gage Penariku dalam pentas evaluasi "Gage Gumregah" di Café Kipo Kopi, Kamis (1/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengukur perkembangan teknik dan mental para penari muda Pacitan. (Foto: Mochammad Safiq/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITANSanggar Gage Penariku sukses menggelar pentas evaluasi bertajuk “Gage Gumregah” yang berlangsung meriah di Café Kipo Kopi, Pacitan, pada Kamis (1/1/2026).

Ajang unjuk bakat yang diikuti oleh 12 kelompok tari dari berbagai kategori usia ini menjadi tolak ukur keberhasilan proses latihan siswa sekaligus semakin istimewa dengan kehadiran putri Bupati Pacitan yang turut tampil sebagai peserta.

Kegiatan ini dirancang khusus sebagai wadah evaluasi untuk mengukur sejauh mana perkembangan teknik, kekompakan, serta penghayatan rasa para penari setelah menjalani proses latihan intensif di sanggar.

Setiap kelompok, mulai dari usia dini hingga remaja, tampil maksimal menyuguhkan koreografi yang telah dipersiapkan dengan matang di hadapan tim pelatih dan penonton yang memadati lokasi acara.

Semangat para pegiat seni muda ini terbukti tidak surut meskipun pelaksanaan acara sempat terkendala oleh faktor cuaca yang kurang bersahabat.

Berkat kerja sama yang solid antara panitia, peserta, dan dukungan penuh wali murid, seluruh rangkaian penampilan tetap dapat tersaji dengan lancar hingga sesi terakhir.

Antusiasme penonton justru kian memuncak saat putri Bupati Pacitan, Pinayung Baskara Putri Azzahra naik ke panggung untuk menari, memberikan motivasi tersendiri bagi rekan-rekannya untuk tampil percaya diri.

Pimpinan Sanggar Tari Gage Penariku, Ika Haryani, menekankan bahwa “Gage Gumregah” bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan bagian integral dari kurikulum pembelajaran siswa sanggar untuk melatih mental tampil di depan umum.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak penyedia tempat yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemajuan seni budaya lokal.

“Pertama, kami ucapkan terima kasih kepada Kipo Kopi yang telah memberikan ruang bagi para pencinta seni tari di Pacitan,”kata Ika Haryani di sela-sela acara.

Melalui terselenggaranya pentas evaluasi ini, Sanggar Gage Penariku berharap dapat konsisten melahirkan generasi penari yang berprestasi dan berkarakter.

Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam upaya melestarikan seni tari daerah Pacitan agar tetap eksis dan dicintai oleh generasi muda di tengah arus modernisasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.