Pesona Pulau Kuntul Pacitan, Permata Tersembunyi di Ngadirojo yang Tawarkan Atraksi Burung Senja secara Gratis

oleh -3523 Dilihat
FENOMENA ALAMI. Gugusan karang di kawasan Pulau Kuntul, Pantai Siwil, Pacitan, menjadi rumah bagi ribuan burung kuntul. Pemandangan burung yang pulang ke sarang saat senja menjadi daya tarik utama wisatawan di destinasi yang dikelola secara swadaya ini. (Foto: Zainal Ma'arif/Pacitanku)

Pacitanku.com, NGADIROJO — Kawasan wisata Pulau Kuntul yang terletak di gugusan Pantai Siwil, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, kini mulai mencuri perhatian wisatawan sebagai destinasi alternatif yang menjanjikan di wilayah timur Pacitan.

Meskipun pengelolaan kawasan ini masih dilakukan secara swadaya oleh warga setempat, pesonanya sebagai salah satu permata tersembunyi atau hidden gem di pesisir selatan justru semakin memikat hati para pelancong yang merindukan suasana alam yang asri dan autentik.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (25/12/2025), daya tarik utama destinasi ini terletak pada panorama tebing karang eksotis yang menjorok ke laut lepas.

Minimnya bangunan komersial maupun warung permanen di sekitar area karang justru menjadi nilai tambah karena memberikan kesan alami yang kuat bagi para pencinta alam dan penggemar fotografi.

Namun, atraksi paling magis yang dinanti wisatawan biasanya muncul saat matahari mulai tergelincir ke ufuk barat.

Pada momen senja tersebut, pengunjung disuguhkan fenomena alam unik berupa pemandangan ribuan burung kuntul yang terbang pulang dan hinggap di sarangnya pada karang di tengah laut.

Gugusan Pantai Siwil, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. (Foto: Zainal Maarif/Pacitanku)

Salah seorang pemuda penggerak wisata setempat, Andi, menuturkan bahwa inisiatif warga untuk mengelola kawasan ini didasari oleh keinginan menjaga potensi desa agar tetap lestari dan aman dikunjungi.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kuntul tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis.

Warga secara sukarela memfokuskan diri pada aspek pengamanan dan kebersihan, terutama saat ombak sedang besar, demi keselamatan pengunjung yang antusias menyaksikan fenomena burung kuntul di sore hari.

“Untuk saat ini masuk ke kawasan Pulau Kuntul masih gratis. Kami belum memberlakukan tiket masuk. Fokus kami sementara ini hanya pada penjagaan secara swadaya agar kebersihan tetap terjaga dan pengunjung yang datang merasa aman, apalagi saat sore banyak yang datang khusus untuk melihat burung-burung kuntul pulang ke sarangnya,”kata Andi.

Meskipun saat ini akses masuk masih gratis dan fasilitas penunjang terbilang terbatas, potensi Pulau Kuntul untuk berkembang menjadi destinasi unggulan sangatlah besar.

Tantangan utama yang kini dihadapi adalah perlunya penyediaan akses jalan yang lebih nyaman serta fasilitas dasar yang memadai bagi publik.

Melalui pengelolaan berbasis masyarakat yang kian tertata, warga Desa Sidomulyo berharap aset alam berharga ini dapat terus terjaga kelestariannya tanpa kehilangan daya tarik alaminya sebagai destinasi wisata pesisir yang ramah dan terbuka bagi siapa saja.

No More Posts Available.

No more pages to load.