Kabar Gembira bagi Wisatawan, Pengelola Pastikan Tidak Ada Tiket Masuk di Pantai Pancer Pacitan Saat Libur Panjang

oleh -918 Dilihat
TRANSPARANSI TARIF. Suasana di pintu masuk kawasan Pantai Pancer, Kabupaten Pacitan. Pengelola menegaskan tidak ada pungutan tiket masuk per orang, melainkan hanya retribusi parkir kendaraan dengan tarif yang tetap sama meski di hari libur. (Foto: Rizal Sahtya Pratama/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Angin segar berhembus bagi para wisatawan yang hendak menghabiskan waktu liburannya di Kabupaten Pacitan.

Pengelola objek wisata Pantai Pancer secara resmi menegaskan bahwa tidak ada perbedaan tarif yang diberlakukan bagi pengunjung, baik pada hari biasa maupun saat musim liburan, termasuk libur nasional dan akhir pekan panjang.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh pihak pengelola untuk menepis simpang siur informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait kekhawatiran adanya kenaikan harga tiket secara sepihak saat volume wisatawan meningkat.

Pengelola Pantai Pancer, Andika, saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/12/2025) menjelaskan bahwa kebijakan yang berlaku di destinasi wisata tersebut sebenarnya cukup melegakan kantong pengunjung.

Hingga saat ini, Pantai Pancer tidak memberlakukan tiket masuk per orang bagi wisatawan yang datang. Pengunjung hanya diwajibkan membayar tarif retribusi parkir yang besarnya disesuaikan dengan jenis kendaraan yang digunakan, baik roda dua maupun roda empat.

Andika memastikan bahwa tarif retribusi kendaraan tersebut bersifat tetap dan tidak akan mengalami kenaikan meski momentum libur panjang tiba.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pengelola untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian layanan bagi setiap pelancong yang singgah.

Pihaknya menyadari bahwa transparansi biaya merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga citra pariwisata daerah agar tetap ramah bagi semua kalangan.

“Di Pantai Pancer tidak ada tiket masuk, baik hari biasa maupun hari libur. Yang ada hanya tarif kendaraan atau parkir, dan itu juga tetap, tidak ada perbedaan. Kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman. Jadi tidak perlu khawatir soal harga, karena aturannya sama setiap hari,”kata Andika saat memberikan keterangan di area pintu masuk Pantai Pancer.

Pantai Pancer sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu primadona wisata di Kabupaten Pacitan karena keindahan bentang alamnya dan aksesibilitas yang mudah dijangkau dari pusat kota.

Peningkatan jumlah kunjungan saat akhir pekan atau tanggal merah dinilai sebagai hal yang wajar, namun hal tersebut tidak lantas dijadikan alasan oleh pengelola untuk memanfaatkan situasi dengan menaikkan tarif. Justru, momentum keramaian tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang adil dan tertib.

Melalui klarifikasi ini, Andika berharap masyarakat luas tidak lagi ragu untuk berkunjung karena takut akan biaya tak terduga.

Ia juga turut mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku di kawasan pantai, termasuk menjaga ketertiban parkir dan kebersihan lingkungan agar keasrian Pantai Pancer tetap terjaga.

Dengan kebijakan tarif yang transparan dan bersahabat ini, diharapkan animo wisatawan untuk menikmati pesona pesisir Pacitan akan terus terjaga.

No More Posts Available.

No more pages to load.