Pacitanku.com, CHONBURI – Lagu kebangsaan Indonesia Raya akhirnya berkumandang di arena angkat besi SEA Games 2025 Thailand berkat perjuangan heroik Luluk Diana Tri Wijayana.
Lifter asal Pacitan, Jawa Timur ini sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi tim angkat besi Indonesia setelah menjadi yang terbaik di kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram pada pertandingan yang berlangsung di Chonburi, Sabtu (13/12/2025).
Kemenangan dramatis ini sekaligus menjadi momen penebusan atau balas dendam yang manis bagi Luluk setelah sebelumnya mengalami kegagalan pahit di Kejuaraan Dunia Remaja dan Junior di Peru.
Tampil dengan penuh percaya diri, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini berhasil mencatatkan angkatan snatch seberat 84 kilogram dan angkatan clean and jerk seberat 100 kilogram.
Konsistensi tersebut membuatnya unggul tipis namun menentukan atas pesaing terberatnya, yakni atlet tuan rumah Thanyaton yang mencatatkan total angkatan 183 kilogram dan wakil Vietnam, Thi Thu Trang Nguyen dengan total 181 kilogram.
Luluk Diana tidak menampik bahwa motivasi terbesarnya untuk tampil habis-habisan di Thailand adalah menebus kekecewaan saat bertanding di Peru.
Menurutnya, kegagalan melakukan angkatan clean and jerk di kejuaraan dunia sebelumnya sempat membuatnya terpuruk secara mental selama beberapa pekan.
Namun, ia berhasil mengubah rasa kecewa tersebut menjadi bahan bakar semangat untuk membuktikan diri di kancah Asia Tenggara.
“Motivasi terbesarnya balas dendam. Waktu di Peru targetnya emas, snatch-nya dapat, tapi clean and jerk gagal semua. Pulang dari situ saya sempat terpuruk beberapa minggu,” ungkap Luluk mengenang masa sulitnya.
Dalam persaingan yang sangat ketat melawan atlet Thailand dan Vietnam, Luluk menunjukkan mentalitas juara dengan disiplin tinggi terhadap instruksi tim pelatih di pinggir panggung.
Ia menyerahkan sepenuhnya taktik permainan kepada pelatih dan memilih fokus menjaga konsentrasi di setiap angkatan.
Strategi ini terbukti ampuh mengantarkannya ke podium tertinggi, sebuah pencapaian yang ia syukuri sebagai buah dari kerja keras.
Keberhasilan Luluk ini tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Pacitan.
Pasalnya, selain Luluk, atlet asal Pacitan lainnya yakni Alifan Bagus juga turut menyumbangkan medali bagi Merah Putih.
Luluk berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Tetap semangat, semua tidak ada yang tidak mungkin. Selama kita berusaha, semua bisa tercapai,”tutur Luluk memberikan pesan inspiratif.
Tambahan medali dari cabang angkat besi ini membuat perolehan medali emas Indonesia di SEA Games 2025 untuk sementara menjadi 23 keping.
Ajang olahraga dua tahunan ini masih akan berlangsung hingga 20 Desember mendatang, di mana Indonesia mengirimkan 1.021 atlet yang bertanding di 49 cabang olahraga.
Kontingen Merah Putih ditargetkan mampu mempertahankan peringkat tiga besar dengan raihan minimal 80 medali emas.












