Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 dengan aksi tanam serentak, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gagarin Sumrambah di Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro pada Senin (17/11/2025).
Aksi ini diselenggarakan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kerentanan lingkungan dan potensi bencana hidrometeorologi di Pacitan.
Mengingat kondisi topografi Pacitan yang beragam dan memiliki kerentanan lingkungan yang tinggi, aksi menanam dan merawat pohon menjadi penanganan serius yang harus dilakukan secara kolektif untuk memperkuat ekosistem dan menjaga sumber air bagi generasi mendatang.
Wabup Gagarin menegaskan bahwa aksi menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan investasi penting untuk kelestarian lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat.
“Aksi menanam pohon hari ini bukan hanya kegiatan tahunan, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem, menjaga sumber air, memperbaiki kualitas tanah dan menciptakan ruang hidup yang lebih sehat bagi generasi mendatang,”kata Wabup Gagarin.
4.000 Bibit dan Filosofi Ana Sing Ditegor Kudu Ana Sing Ditandur
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Raudlotul Jannah, menuturkan aksi menanam dalam rangka HMPI 2025 berhasil mengumpulkan sebanyak 4.000 bibit tanaman yang akan ditanam di sejumlah lokasi untuk konservasi.
Kegiatan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
Tema aksi menanam di Kabupaten Pacitan adalah “Jaga Alam Dengan Menanam, Ana Sing Ditegor Kudu Ana Sing Ditandur”, yang artinya tebang satu pohon tanam minimal lima bibit.
Lebih lanjut, Wabup Gagarin mengingatkan bahwa menanam adalah langkah awal, namun merawat adalah kewajiban utama yang harus dijaga bersama.
“Kami berharap dari aksi ini semua lapisan masyarakat berperan aktif ikut menanam, peduli kelestarian lingkungan dimulai dari aksi kecil menanam dihalaman rumah,” imbuh Cicik Raudlotul Jannah.













