Pacitanku.com, NGADIROJO—SMA Negeri 1 Ngadirojo Pacitan merayakan hari jadi ke-44 dengan rangkaian kegiatan yang dikemas dalam semangat kesederhanaan, efisiensi anggaran, namun tetap berpusat pada apresiasi dan pengembangan kreativitas siswa.
Puncak peringatan hari jadi ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (10/10/2025).
Kepala SMAN 1 Ngadirojo Budi Suryanto menjelaskan bahwa perayaan tahun ini sengaja dirancang seefisien mungkin demi mengutamakan kepentingan akademis dan menghindari pemungutan biaya wajib dari orang tua siswa.
Keputusan ini diambil karena sekolah ingin memfokuskan sumber daya untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 12.
“Alasan krusial kami, untuk tahun ini akan diadakan TKA bagi anak-anak kelas 12, sesuai dengan permintaan orang tua siswa. Itu harus difokuskan dan diutamakan, karena merupakan modal bagi anak-anak kita melanjutkan ke perguruan tinggi,”kata Budi, saat ditemui Pacitanku.com pada Jumat (10/10/2025) di Ngadirojo.
Suryanto menambahkan, kebijakan kesederhanaan juga didasarkan pada pertimbangan bahwa anggaran perayaan berasal dari sumbangan partisipasi orang tua siswa yang bersifat tidak memaksa.
Baca juga: Prestasi Membanggakan, SMA 1 Ngadirojo Antar Siswinya Jadi Duta GenRe Pacitan 2025
Selain itu, sekolah juga telah sukses melaksanakan sejumlah kegiatan besar lain sebelumnya, termasuk peringatan Hari Pahlawan Nasional, Parade Siswa, dan berbagai pagelaran, sehingga peringatan hari jadi dikemas lebih ringkas.
Meskipun dalam semangat kesederhanaan, panitia dari SMAN 1 Ngadirojo telah menyiapkan rangkaian acara yang melibatkan seluruh elemen sekolah, komite, tokoh masyarakat, hingga mantan pengabdi.
Kegiatan telah diawali pada Rabu malam dengan Doa Bersama yang diikuti oleh seluruh warga sekolah.
“Pada hari Kamis, fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan bakat siswa melalui Permainan Tradisional yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) selama satu hari penuh,”jelas Budi.
Selain permainan, Budi mengatakan sekolah juga mengadakan beberapa perlombaan antarkelas, yakni Lomba Merias Tumpeng yang diikuti oleh 26 kelas, Lomba Kebersihan dan Kelengkapan Kelas, serta Lomba Majalah Dinding (Mading).
“Lomba Mading ini berfungsi sebagai wadah untuk menampung aspirasi, menyalurkan bakat, dan kreasi anak-anak sesuai dengan keahlian masing-masing,”paparnya.
Puncak perayaan Hari Jadi ke-44 akan dilaksanakan pada Jumat pagi, 10 Oktober 2025. Acara puncak diawali dengan Apel Pagi dan dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng sebagai simbol syukur.
“Semangat kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan Senam Bersama yang diikuti oleh seluruh siswa, Bapak/Ibu guru, pengurus komite, hingga Persatuan Dharma Wanita SMAN 1 Ngadirojo. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi, seluruh hadirin akan dihibur oleh penampilan musik dangdut dari Duta Nada, yang merupakan mitra kerja sama sekolah,”pungkasnya.












