Membidik Masa Depan Ekonomi Pacitan: Wakil Bupati Gagarin Dorong Potensi Kelapa dan Kopi

oleh -739 Dilihat
Kelapa dan Kopi Jadi Motor Ekonomi Pacitan. Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, menegaskan keseriusan Pemkab menggarap dua komoditas unggulan ini. Potensi kelapa dari garis pantai yang panjang dan pengembangan kopi, termasuk rencana melibatkan generasi muda, dinilai menjanjikan peningkatan ekonomi warga jangka panjang. (Foto: [Sulthan Shalahuddin | Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan serius menggarap potensi dua komoditas unggulan daerah, yakni kelapa dan kopi, sebagai motor penggerak utama peningkatan perekonomian warga.

Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, mengungkapkan bahwa kedua komoditas ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara masif, didukung oleh kondisi geografis Pacitan yang memadai dan manfaat ekonomi jangka panjang yang menjanjikan.

Wabup Gagarin menjelaskan bahwa panjangnya garis pantai Pacitan menjadi modal utama bagi pengembangan komoditas kelapa.

“Kami menilai potensi kelapa di Pacitan berpeluang besar untuk meningkatkan perekonomian warga Pacitan karena garis pantainya yang panjang,” ujar Gagarin, saat ditemui Pacitanku.com di rumah dinasnya, Jumat (3/10/2025).

Potensi kelapa tidak hanya terbatas pada penjualan buah mentah, tetapi juga terbuka luas untuk diolah menjadi kopra sebagai komoditas dengan nilai tambah dan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan.

Meski memiliki latar belakang sebagai pengusaha sektor peternakan sapi, mantan Ketua DPD Partai Golkar ini juga mengakui ketertarikannya di sektor tersebut. Bahkan dirinya juga tengah mengembangkan kelapa di Pacitam.

Selain kelapa, Gagarin juga menyoroti besarnya potensi komoditas kopi di Pacitan.

Ketertarikannya pada kopi bermula dari bacaan majalah nasional, dan kemudian diperkuat dengan diskusi bersama kelompok petani saat dirinya masih menjabat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beberapa tahun silam.

“Dulu saat saya membaca majalah Gatra dan Tempo, di situ saya melihat peluang kopi, dan beberapa tahun yang lalu saat saya masih duduk di kursi DPRD, saya melihat potensi kopi ini dan sempat berdiskusi dengan kelompok petani di daerah saya,” kenangnya.

Untuk memastikan keberlanjutan dan suksesnya program pengembangan kopi ini, Gagarin juga menargetkan keterlibatan generasi muda. Ia berharap para pelajar di Pacitan dapat ikut menyukseskan program penanaman kopi.

Menurutnya, langkah ini merupakan strategi humanis dan jangka panjang untuk menanamkan kesadaran agrikultur kepada generasi muda sekaligus menjamin keberlanjutan produksi kopi di masa mendatang.

“Dengan demikian, Pacitan tidak hanya mengandalkan potensi alam, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang terampil,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.