Sumbang Emas-Perak, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Berprestasi di Cabor Eksibisi Kabaddi POMNAS XIX Semarang

oleh -273 Dilihat
Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan, Mochammad Zaky Mubarok, sukses mengharumkan nama daerah di POMNAS XIX 2025 Semarang! Zaky meraih medali emas (National Style) dan perak (Super Five) dari cabor ekshibisi Kabaddi. Ia berharap prestasi atlet mahasiswa mendapat perhatian dan dukungan lebih. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, SEMARANG – Ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 di Kota Semarang, Jawa Tengah, mencatatkan sejarah dengan hadirnya cabang olahraga (cabor) Kabaddi sebagai cabor eksibisi.

Kompetisi yang melibatkan 168 atlet dari tujuh provinsi ini menjadi panggung prestasi bagi Mochammad Zaky Mubarok, mahasiswa S1 PGSD STKIP PGRI Pacitan, yang berhasil meraih dua medali.

Zaky sukses menyumbangkan medali emas di kategori National Style dan medali perak (juara dua) di kategori Super Five.

Selain di POMNAS, Zaky juga mengukir prestasi dalam Kejurnas Kabaddi yang berlangsung serentak di Semarang, dengan meraih juara dua kategori National Style dan perunggu kategori Super Five.

Zaky mengungkapkan rasa bangganya dapat mewakili daerah dan kampusnya di tingkat nasional.

“Mengikuti event ini bisa menambahkan pengalaman yang sangat berharga buat saya. Saya sangat bangga bisa membawa nama Jawa Timur, kota saya Pacitan, dan kampus saya STKIP PGRI Pacitan,”katanya, Jumat (26/9/2025).

Dalam kompetisi Kabaddi nomor putra standar, Jawa Timur keluar sebagai juara pertama, diikuti Lampung, sementara Jawa Tengah dan DKI Jakarta berbagi juara ketiga.

POMNAS XIX 2025 sendiri merupakan kompetisi olahraga mahasiswa dua tahunan yang diikuti oleh kontingen dari 36 provinsi di Indonesia, melibatkan ribuan atlet yang bertanding dalam 17 cabor resmi dan empat cabor ekshibisi.

Kompetisi berlangsung dari 19 hingga 27 September, menggunakan berbagai venue di Kota Semarang dan Surakarta.

Zaky berharap, prestasi atlet-atlet mahasiswa mendapat perhatian lebih dari berbagai pihak.

“Harapan saya untuk ke depannya lebih diperhatikan lagi para atlet yang mewakili provinsi sendiri, apalagi dengan membawa nama kampusnya, karena bentuk dukungan apa pun sangat berharga bagi atlet yang bertanding,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.