Anak Pelaku Diamankan, Polisi Dalami Kasus Pembacokan Berdarah di Pacitan

oleh -3954 Dilihat
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Anak kandung dari pelaku pembacokan sadis di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan, kini telah diamankan di Polres Pacitan.

Sebelumnya, anak bernama Bima (17) yang sempat dikabarkan disandera oleh ayahnya, yakni Wawan ternyata melarikan diri.

Baca juga: Diduga Sakit Hati Mantan Istri Akan Menikah Lagi, Pria di Pacitan Bacok 5 Orang, 1 Tewas

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar membenarkan dan menegaskan bahwa Bima tidak disandera, melainkan diamankan sebagai saksi kunci.

“Anaknya, tidak disandera, tetapi melarikan diri dan sekarang sudah diamankan di Polres, sedang dimintai keterangan karena dia jadi saksi kunci,”kata Kapolres Ayub, melalui sambungan telepon.

“Yang bersangkutan awalnya diamankan di Polsek Arjosari, lalu di Polres Pacitan sekarang,”imbuhnya.

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (20/9/2025) malam, di mana pelaku berinisial AS (45) atau Wawan tega membacok lima orang, menyebabkan satu orang tewas di tempat.

Seorang pria berinisial AS (INSET), membacok lima orang di Desa Temon, Pacitan, Sabtu (20/9/2025) malam, yang menyebabkan satu korban tewas di tempat. Diduga, aksi keji ini dipicu rasa sakit hati karena mantan istrinya akan menikah lagi. Pelaku kini dalam pengejaran polisi. (Foto: Istimewa)

Korban tewas adalah Timi (50-an), ibu dari mantan istri pelaku, Miswati (40). Empat korban lainnya, termasuk Miswati dan dua anak, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Pacitan.

Dugaan sementara, motif di balik aksi keji ini adalah rasa sakit hati pelaku yang berprofesi sebagai penjaga sekolah, karena mantan istrinya berencana menikah lagi.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian yang dibantu TNI dan warga setempat, setelah ia melarikan diri dan bersembunyi di hutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.