Calon Ketua KONI Pacitan Sampaikan Visi Misi, Danur Suprapto Tawarkan Strategi Pendanaan Mandiri

oleh -147 Dilihat
Bakal calon ketua KONI Pacitan, Danur Suprapto, sampaikan visi dan misi dalam acara yang digagas cabor di Resto Konkow pada Kamis (28/8). Danur menekankan pentingnya cinta pada olahraga, pengalaman memimpin, dan kreativitas dalam mengelola pendanaan.

Pacitanku.com, PACITAN – Jelang perhelatan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pacitan, bakal calon ketua mulai unjuk gigi.

Dalam sebuah acara yang digagas oleh perwakilan cabang olahraga (cabor) pada Kamis malam (28/8/2025), empat dari enam bakal calon hadir untuk menyampaikan visi dan misi mereka.

Acara yang berlangsung di Resto Konkow, Pacitan ini menjadi ajang bagi para kandidat untuk meyakinkan para pemangku kepentingan olahraga di Pacitan.

Salah satu kandidat yang menarik perhatian adalah Danur Suprapto, seorang pengacara yang memiliki rekam jejak di bidang organisasi.

Dalam paparannya, Danur menawarkan tiga pilar utama untuk memimpin KONI Pacitan: cinta dan pengetahuan terhadap olahraga, pengalaman memimpin organisasi, serta jiwa kepemimpinan dan kreativitas dalam mengelola pendanaan.

Danur menekankan pentingnya ketiga hal ini sebagai fondasi untuk memajukan olahraga di Pacitan.

“Mengangkat prestasi atlet Pacitan setara atau di atas kabupaten/kota lain di Jawa Timur dengan target go nasional, tentu harus dioptimalkan sarana dan prasarana atlet yang memadai,” jelas Danur.

Ia menambahkan bahwa prestasi dan kesejahteraan atlet adalah target utama dari kepemimpinannya jika terpilih.

Merespons polemik seputar pendanaan, Danur Suprapto secara lugas mengurai solusi yang ia tawarkan. Menurutnya, sudah saatnya terjadi perubahan pola pikir bahwa dana untuk olahraga tidak harus selalu mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia menegaskan bahwa KONI dan cabor harus kembali pada marwahnya dan berkreasi untuk mencari sumber pendanaan alternatif.

“Pasal 38 (2) AD/ART KONI tahun 2020 menyebutkan bahwa selain APBD, KONI bisa mengembangkan diri melalui usaha-usaha yang sah,”papar Danur.

Ia juga merujuk pada Pasal 4 ayat (3) yang menyatakan bahwa KONI adalah organisasi keolahragaan yang tidak berafiliasi politik dan bersifat nirlaba.

“Artinya, dua kerangka resmi tersebut merupakan modal dasar sebagai pintu masuk pendanaan yang nantinya untuk menghidupkan KONI,” tutup Danur.

Strategi ini menunjukkan pendekatan yang lebih mandiri dan inovatif, membuka peluang bagi KONI Pacitan untuk tidak bergantung sepenuhnya pada APBD, melainkan juga mengoptimalkan potensi yang ada melalui event-event lokal, kedaerahan, maupun nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.