Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Pacitan meluncurkan sebuah buku berjudul “Sketsa Budaya Lokal Pacitan dalam Goresan” pada Rabu (13/8/2025) di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Pacitan.
Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, sekaligus upaya melestarikan aset sejarah lokal yang kian tergerus zaman.
Acara ini lahir dari keprihatinan atas minimnya literasi sejarah lokal yang sampai ke generasi muda. Dengan mengusung tema “Perpustakaan Hadir demi Harkat Martabat Bangsa,” Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik 2025 untuk mengadakan “Lomba Menulis Konten Lokal.”
Lomba yang diikuti 70 penulis muda pada Februari 2025 itu menyaring 28 penulis terpilih yang kemudian dibimbing oleh penulis senior.
Hasil karya para penulis muda inilah yang kemudian dihimpun menjadi satu buku.
Tulisan-tulisan ini mengangkat cerita dan tradisi adiluhung Pacitan, mulai dari kisah Ki Ageng Buwono Keling, adat mantu kucing, hingga permainan Jaran Plok.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Amat Taufan menjelaskan bahwa buku ini diharapkan bisa menjadi jembatan antar generasi.
“Obyek penulisan tersebut masuk dalam ‘Objek Pemajuan Kebudayaan Pacitan’. Hasil tulisan penulis muda tersebut dijadikan sebuah buku dengan harapan menjadi penghubung lintas generasi antar zaman dan membangkitkan cinta Tanah Air bangsa Indonesia,”kata dia.
Ia juga menambahkan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat memupuk semangat menulis di kalangan generasi penerus dan menguatkan aset sejarah yang mulai terlupakan di era modern.
Selain peluncuran buku, acara ini juga menjadi momen penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Resensi Buku yang diikuti ratusan pelajar SLTP dan SLTA se-Kabupaten Pacitan.
Lomba ini bertujuan untuk kembali menumbuhkan minat baca dan literasi di kalangan anak muda. Juara pertama tingkat SLTP didominasi oleh siswa-siswi dari SMPN 1 Pacitan, sementara juara pertama tingkat SLTA diraih oleh siswa dari SMKN 1 Pacitan.
Melalui acara ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan berharap dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan menguatkan kembali identitas budaya lokal Pacitan.
“Kegiatan ini akan menjadi penyemangat bagi generasi penerus untuk terus berkarya dalam dunia literasi,”pungkas Taufan.









