Pacitanku.com, NGADIROJO — Suasana kemeriahan dan semangat kebebasan berekspresi mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.
Ratusan siswa SMPN 1 Ngadirojo tumpah ruah dalam parade yang menampilkan keberagaman kreativitas, mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Parade yang digelar pada Rabu (13/8/2025) ini menjadi wadah bagi setiap kelas untuk unjuk gigi dengan tema yang berbeda-beda, mulai dari profesi hingga keberagaman budaya Indonesia.
Baca juga: Merajut Persatuan Lewat Parade Pelajar di Ngadirojo Pacitan
Koordinator parade, Ida Haryuni, mengungkapkan bahwa konsep yang diusung sengaja memberikan keleluasaan penuh kepada siswa.
“Setiap kelas dibebaskan untuk punya tema sendiri-sendiri, apakah mereka mengambil tema Bhinneka Tunggal Ika, profesi, atau tema lain yang penting anak-anak punya semangat memeriahkan HUT RI,”jelasnya.
Kebebasan ini menghasilkan ide-ide segar, termasuk penampilan sembilan maskot besar yang berhasil mencuri perhatian.
Maskot-maskot raksasa tersebut ternyata merupakan hasil karya murni siswa.
“Sembilan maskot sebesar itu memang hasil dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada tahun 2024, hasil murni dari karya siswa,”ujar dia.
Keberadaan maskot ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga membuktikan keberhasilan program P5 dalam mengasah bakat siswa.
Dengan melibatkan 27 rombongan belajar, seluruh siswa, guru, dan karyawan sekolah berpartisipasi aktif dalam parade ini.
Antusiasme yang luar biasa tidak hanya datang dari siswa, tetapi juga dari para orang tua.
“Ternyata dari orang tua sangat antusias. Mereka ingin anak-anaknya tampil cantik, tampil luar biasa,” puji Ida.
Meskipun persiapan dilakukan di luar jam pelajaran, mereka meluangkan waktu untuk berlatih demi menyamakan irama langkah.
Ida Haryuni menyoroti perlunya pengelolaan waktu yang lebih baik di masa mendatang.
“Harapan saya, mungkin pengelolaan waktu. Ada yang ke salon dari malam, sehingga pengaturan waktu ke depannya harus lebih diorganisasi dengan baik agar kegiatan tidak terlalu molor,” ungkapnya.
Menurutnya, hal ini penting agar anak-anak tidak terlalu lelah dan acara dapat berjalan lebih efisien.
Meskipun demikian, semangat dan kreativitas yang ditunjukkan dalam parade ini menjadi bukti nyata bahwa jiwa patriotisme terus hidup dan berkembang di kalangan generasi muda.









