Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan bersama seluruh elemen masyarakat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan semarak.
Beragam kegiatan digelar sejak akhir Juli hingga awal September 2025, menyatukan semangat kolaborasi dan gotong royong di seluruh pelosok Pacitan sekaligus Makin Tahu Indonesia.
Rangkaian acara yang padat dan variatif ini tak hanya menghidupkan suasana kemerdekaan, tetapi juga menyoroti berbagai sektor mulai dari sosial, pemberdayaan perempuan, hingga pelestarian budaya.
Kegiatan dibuka pada akhir Juli dengan fokus pada generasi muda dan keluarga, seperti Pemilihan Duta Generasi Berencana dan agenda Generasi Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diselenggarakan oleh Dinas PPKB dan PPPA.
Memasuki bulan Agustus, euforia perayaan semakin terasa.
Dinas Kesehatan memulai “Semarak 80 Tahun Indonesia,” sementara Dinas Perpustakaan menggelar Pameran Literasi Kemerdekaan RI yang berlangsung hampir sepanjang bulan.
Anak-anak pun turut andil melalui lomba mewarnai di Parai Teleng Ria.
Semangat berbagi juga menjadi bagian penting dari perayaan ini.
BAZNAS Pacitan menyalurkan bantuan gerobak dan modal usaha, serta mengadakan acara unik “Sarapan Bareng Tukang Becak Bersama Bupati Pacitan” yang menunjukkan kepedulian sosial yang mendalam.

Selain itu, ada juga Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Keluarga sebagai upaya pemberdayaan perempuan di daerah tersebut.
Perayaan kemerdekaan di Pacitan menjangkau berbagai aspek kehidupan. Di sektor administrasi, program “Adminduk on the Street” memudahkan pelayanan publik.
Acara massal seperti “Senam Sigrak Nugraha” dan “UMKM Fest” melibatkan masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif. Bidang pendidikan pun tak luput dari perhatian dengan agenda Gebyar PAUD dan Jalan Merah Putih.
Puncak peringatan kemerdekaan semakin meriah dengan pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) pada 17 Agustus.
Tak hanya di darat, peringatan HUT RI ke-80 juga menyentuh sektor maritim.
Dinas Perikanan mengadakan Lomba Masak Serba Ikan serta Ekspedisi Laut yang melibatkan perahu-perahu dari ujung barat hingga timur Pacitan, berakhir di Pancer Dorr.
Kegiatan budaya juga dilestarikan melalui acara Nguri-nguri Dolanan Bocah Tradisional.
Rangkaian acara pokok kemerdekaan, seperti Pengukuhan PASKIBRAKA, Mendengarkan Pidato Kenegaraan, dan upacara bendera di berbagai instansi, menjadi simbol puncak nasionalisme.
Peringatan HUT RI ditutup dengan kemeriahan dari beragam acara seperti Jalan Santai Sobat DPRD, SHINEFEST Vol.1, dan Parade Drumband Pelajar yang berlangsung hingga awal September.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan warga Pacitan dalam merayakan hari bersejarah bangsa Indonesia.









