Pacitanku.com, SUDIMORO – Pagi yang kelam menyelimuti Dusun Sundang, Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Pacitan, pada Jumat (1/8/2025).
Sebuah bus yang mengangkut puluhan karyawan PLTU tiba-tiba terguling setelah tak kuat menanjak, menyebabkan 19 penumpangnya menderita luka-luka.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kanit Gakkum Polres Pacitan, AKP Yani Agus Susanto, menjelaskan bahwa bus bernomor polisi AB 7212 BE yang dikemudikan oleh Febri Cahyo Nugroho (31) sedang dalam perjalanan menuju arah timur.
“Bus hilang tenaga dan tidak kuat naik saat sampai di lokasi kejadian yang kondisinya menanjak,” ujar AKP Yani.
Akibatnya, bus yang membawa 30 penumpang tersebut mundur tak terkendali sebelum akhirnya menabrak tebing.
Benturan keras tersebut membuat bus oleng, lalu terguling dan ambruk. Insiden ini sempat menutup sebagian besar ruas Jalan Raya Pacitan – Trenggalek.
Dari total 30 penumpang, 15 di antaranya mengalami luka lecet dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan di Puskesmas Sudimoro.
Sementara itu, empat orang lainnya mengalami sesak napas dan tangan lebam, sehingga harus dirujuk ke RSUD dr. Darsono Pacitan untuk penanganan lebih lanjut.
Sisa 11 penumpang dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.
Petugas Polsek Sudimoro, yang dipimpin oleh AIPTU Kundoyo, segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi.
Menurut AKP Yani, bus yang mengalami kerusakan pada bodi depan dan samping kanan tersebut telah berhasil dievakuasi, dan arus lalu lintas di Jalan Raya Pacitan – Trenggalek kembali normal.












