Door to Door ke Posyandu, Cara Mahasiswa KKN STKIP PGRI Pacitan Edukasi Bahaya Stunting

oleh -8 Dilihat
EDUKASI STUNTING. Mahasiswa KKN STKIP PGRI Pacitan mengedukasi masyarakat tentang bahaya stunting pada Jumat (17/2/2023). (Foto: Dok)

Pacitanku.com, NAWANGAN – Sebanyak 13 kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PGRI Pacitan telah diterjunkan ke berbagai pelosok Pacitan. Salah satunya yakni Kelompok 06 yang bertugas mengabdi ke Desa Nawangan sebagai desa lokus stunting di Pacitan.

Hal tersebut membuat mereka harus terjun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi bahaya dan pencegahan stunting.

Dari 7 Posyandu yang tersebar di setiap 7 Dusun Desa Nawangan, Tim 06 KKN telah terjun ke 4 Posyandu.

Posyandu tersebut diantaranya meliputi Posyandu Dusun Krajan, Dusun Gupakan, Dusun Sidoharjo dan Dusun Kasihan.

Sementara itu Posyandu yang belum dijangkau yakni Posyandu Dusun Sumberejo, Dusun Tempel dan Dusun Sendang karena masih menunggu jadwal Posyandu.

Kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari program kerja Tim KKN STKIP PGRI Pacitan kelompok 06 angkatan ke 34. KKN pada tahun ini mengusung tema “Intervensi Pencegahan Stunting Melalui Percepatan KB Pasca Persalinan dan Pengasuh Pada 100 Hari Pertama Kelahiran”.

Tema tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan BKKBN Jawa Timur untuk mempercepat penurunan stunting.

Kegiatan ini merupakan aksi nyata dari mahasiswa untuk membekali ibu-ibu dalam mengasuh anak agar terbebaskan dari Stunting.

“Edukasi ini merupakan bentuk kepedulian kami agar Ibu-ibu dapat memahami betul tentang pentingnya gizi, pola hidup bersih dan sehat dan pengasuhan yang intens pada 1000 hari pertama kehidupan. Posyandu menjadi titik sentral dalam pencegahan stunting tingkat dusun,”kata Ukik ketua kelompok KKN 6.

Kegiatan mahasiswa KKN tersebut mendapat apresiasi dari pihak desa terkhusus tenaga kesehatan di tempat tersebut.

Ratna Mujiyanti, selaku Bidan Desa menyampaikan terimakasih dengan adanya mahasiswa KKN yg memberikan penyuluhan di berbagai Posyandu.

“Alhamdulillah, saya sebagai bidan merasa senang sekali dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan atas ilmu yg di bagikan. Semoga ilmu yg di bagikan bermanfaat dan bisa membuka wawasan Ibu-ibu balita dalam mengasuh putra/putrinya dengan pola asuh yg benar,”ujar Bidan asal Wonogiri tersebut.

Selain itu, sebagai tenaga kesehatan Ratna juga menyampaikan harapan kepada mahasiswa KKN.

“Dengan langkah kecil yang di lakukan ini semoga dapat memberikan dampak besar bagi orang tua balita di Desa Nawangan. Ibu-ibu balita bisa menerapkan apa yang di sampaikan dalam memenuhi gizi seimbang, yang sesuai dengan materi isi piringku, sehingga dapat membantu penanggulangan stunting di Desa Nawangan,”pungkas Ratna.

No More Posts Available.

No more pages to load.