Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pacitan Apresiasi Festival UMKM Desa Kasihan

oleh -Dibaca 1,415 kali
PUJI UMKM DESA. Kadiskuperin Pacitan Prayitno mengunjungi stand UMKM dalam festival UMKM pada Sabtu (29/10/2022). (Foto: Jihantoro Munir)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan Prayitno mengapresiasi festival UMKM Desa Kasihan yang diselenggarakan oleh Komunitas Bangga Kasihan bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kasihan yang digelar pada Sabtu (29/10/2022) hingga Minggu (30/10/2022) di Lapangan Brakmilon, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.

“Kami atas nama Pemkab Pacitan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan Festival UMKM dan bazar UMKM yang diselenggarakan oleh Bangga Kasihan dimana ini ditampilkan produk UMKM dari Desa Kasihan,”kata Prayitno, Sabtu (29/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Kadiskuperin yang hadir dan membersamai pelaku UMKM juga berkeliling dari satu stand ke stand UMKM lainnya dan berdialog menyerap aspirasi dari para pelaku UMKM di Desa Kasihan.

Saat berdialog dengan para pelaku UMKM, Prayitno mengungkapkan sejumlah kendala dirasakan, diantaranya adalah kaitan dengan pemasaran dan kendala lainnya.

“Sebagaimana disampaikan oleh pengrajin, mereka juga ada kendala kaitan dengan pemasaran, Insyaallah nanti kami (Dikuperin) akan berkunjung dan mendampingi pelaku UMKM, dari awal legalitas usaha, sertifikasi produk, peningkatan produk, dan pemasaran,”jelasnya.

Sebagai contoh, kaitan dengan persoalan pemasaran UMKM, Prayitno mengungkapkan online marketing saat ini menjadi salah satu solusi pemasaran efektif dan tepat sasaran.

“Kita juga mendampingi potensi untuk online marketing, dimana bagaimana pemasaran saat ini mungkin di Desa Kasihan terkendala lokasi topografis yang di pucuk pengunungan, mudah-mudahan nanti dengan online marketing bisa menyelesaikan salah satunya persoalan pemasaran,”papar Prayitno.

Saat meninjau lokasi stand, Prayitno mengatakan tim dari Dikuperin juga langsung mendata puluhan UMKM di Desa Kasihan dengan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Hasilnya, dari sekitar 90 UMKM, ada 25 UMKM yang sudah memiliki NIB gratis yang didata langsung dari tim Dikuperin Pacitan.

Puji produk UMKM Desa Kasihan

TINJAU PRODUK UMKM. Kadiskuperin Pacitan meninjau produk UMKM di Desa Kasihan pada Sabtu (29/10/2022). (Foto: Jihantoro Munir)

Selain itu, Prayitno yang hadir bersama tim Dikuperin Pacitan juga memuji produk-produk lokal UMKM dari Desa Kasihan.

“Salah satunya adalah produksi produk dari anyaman bambu, bahannya sangat halus, cara menganyam professional, ini multifungsi, bisa untuk tas belanja, goodybag, bungkus ayam panggang, bebek panggan bebek goreng, lebih praktis dan bisa digunakan bekali-kali,”jelas Prayitno.

Baca juga: Puluhan Produk Kuliner Hingga Kriya Semarakkan Festival UMKM Desa Kasihan

Selain itu juga ada produk sapu ijuk dan sapu lidi yang sudah merambah ke pasar lokal dan Jawa Timur.

“Ini ada juga produk sapu lidi, sapu ijuk, sapu sabut kelapa dan sapu rumput riuk yang sudah sangat professional bahkan pasarnya sudah menjangkau seluruh Kecamatan di Pacitan ini, dan bahkan hingga ke Surabaya,”kata dia.

Prayitno berharap, dengan kegiatan tersebut mampu menjadi pemantik agar ekonomi masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Kami berharap dengan kegiatan ini mampu menjadikan ekonomi kita bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan produk UMKM kuliner hingga kriya menyemarakkan festival UMKM Desa Kasihan yang diselenggarakan oleh Komunitas Bangga Kasihan bekerja sama dengan Pemdes Kasihan.

Turut hadir mendampingi Kadiskuperin adalah Camat Tegalombo Nur Subkhan, Kepala Desa Kasihan yang diwakili Sekretaris Desa Kasihan Sunarno.

Dalam kesempatan itu, Kadiskuperin Pacitan Prayitno didampingi Camat Tegalombo dan Sekdes Kasihan mengunjungi stand UMKM yang berada di lokasi acara. Kadiskuperin juga memborong sejumlah produk UMKM dari Desa Kasihan. Selain itu, Kadiskuperin juga menyaksikan pentas seni pelajar se- Desa Kasihan.

Video Geliat UMKM Pacitan: Cerita Pemilik Usaha Sapu Lidi dan Ijuk dari Pelosok Desa Kasihan

No More Posts Available.

No more pages to load.