Pacitan Gelar Apel Kesiapsiagaan, Saling Kolaborasi Karena Bencana Urusan Bersama

oleh -Dibaca 1,024 kali
APEL KEBENCANAAN. Bupati Pacitan didampingi Wabup Pacitan mengecek kesiapan personil menghadapi bencana alam pada Selasa (25/10/2022). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menggelar apel kesiapsiagaan bencana sebagai upaya yang dilakukan stakeholder untuk bersama mencegah dan mengatasi potensi bencana alam.

Kegiatan apel kesiapsiagaan bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji itu digelar pada Selasa (25/10/2022) di alun-alun Pacitan.

Saat dikonfirmasi awak media usai apel, Bupati Aji mengatakan kegiatan apel kesiapsiagaan bencana yang digelar oleh Pemkab bersama berbagai unsur ini sebagai bentuk kesamaan langkah dalam mencegah terjadinya potensi bencana.

“Kami bersama TNI-Polri, unsur lainnya seperti Kejaksaan, pengadilan dan sebagainya, berharap bahwa kita dengan adanya potensi bencana ini sudah siap, baik dari sarpras, dari sisi personil dan juga kesamaan langkah, intinya itu,”kata Bupati.

Dengan luasan Pacitan saat ini, Bupati mengakui sarana prasarana kebencanaan di Pacitan masih belum komplit. Namun dia meyakini dengan peranan komunikasi dan koordinasi lintas Lembaga, bisa menjadi salah satu hal yang penting untuk persiapan terjadinya potensi bencana.

“Jujur kita harus mengakui dengan wilayah yang dipunyai Pacitan kita masih belum komplit, kurang, akan tetapi kita berharap, bencana itu tidak terjadi seluruh Pacitan, ada wilayah-wilayah, nah untuk itu mobilisasi peranan komunikasi, koordinasi yang paling penting dan kolaborasi, dan bencana sekali lagi, bencana urusan kita bersama,”pungkasnya.

Apel kesiapsiagaan bencana tersebut digelar dalam rangka melihat kesiapan personil dan perlengkapan peralatan menghadapi kebencanaan.

Berdasarkan kondisi cuaca dan iklim serta jumlah kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Pacitan, Bupati memberikan enam arahan khusus.

Enam arahan itu adalah meningkatkan sinergitas, menyusun rencana dengan menyesuaikan tata kelola kedaruratan protokol kesehatan serta melaksanakan pendekatan secara preventif kepada masyarakat terkait peran serta dalam menghadapi bencana.

Selain itu juga Bupati minta adanya pelatihan secara intens dan terpadu terhadap personil, melakukan pengecekan secara berkala terhadap semua perlengkapan dan peralatan dan menjaga kesehatan dan berpedoman pada protokol kesehatan, agar personil dapat menjalankan tugas secara optimal.