Apresiasi WCD 2022, Efi Suraningsih: Edukasi Peduli Lingkungan Harus Sejak Usia Dini

oleh -Dibaca 1.110 kali
AKSI BERSIH SAMPAH SERENTAK. Para relawan saat mengikuti aksi bersih sampah serentak dalam peringatan WCD 2022 di Pacitan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Efi Suraningsih mengapresiasi kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2022 yang digelar puluhan komunitas pada Sabtu (17/9/2022).

Secara khusus, perempuan yang juga istri dari Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji ini mengungkapkan salah satu alasan dirinya mengapresiasi kegiatan WCD adalah terkait edukasi peduli lingkungan yang mulai ditanamkan sejak dini.

“Ini bagusnya itu karena menyasar dari tingkat SD, jadi kalau mengubah mindset tentang lingkungan hidup memang harus dimulai sejak dini, mungkin akan sudah susah kalau tua diminta menjaga lingkungan yang seperti seharusnya, itu kan susah, saya sendiri juga sudah merasa kesusahan, juga orang tua masih menerapkan stigma dulu, kalau buang sampah ya di sungai gitu,”kata perempuan yang akrab disapa Efi ini.

Baca juga: Sukseskan World Cleanup Day 2022, Sebanyak 3.100 Relawan di Pacitan Gelar Bersih-bersih Sampah Serentak

Lebih lanjut, Efi mengungkapkan kondisi di Pacitan adalah mayoritas Kecamatan ada garis pantainya. Sehingga upaya untuk menjaga lingkungan, terutama terkait penanganan sampah yang dibuang ke sungai.

“Sekarang gak bisa begitu (sampah dibuang ke sungai), meskipun dibuang ke sungai balik lagi ke daratan, ke kita lagi, apalagi Pacitan ini kan garis pantainya panjang, hampir semua kecamatan dapat pantai,”ujar dia.

Di sisi lain, Efi menuturkan salah satu sektor yang menjadi daya tarik Pacitan adalah wisata. Sehingga dia mengharapkan kebersihan tempat wisata menjadi salah satu yang diutamakan.

“Nah apalagi, Pacitan ini kan menjualnya wisata, biasanya wisata itu kan berbading lurus dengan kebersihan, lingkungan, ya seharusnya (kepedulian terhadap lingkungan) memang (harus) ditanamkan sejak dini,”jelas dia.

Selain itu, Efi mengatakan pendampingan dari Karang Taruna menjadi penting agar masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga lingkungan.

“Pendampingan masyarakat khususnya karang taruna mungkin ya, kalau ibu PKK mungkin belum bisa menampung maksimal, jadi , ya karang taruna, karena mereka mmepunya energi lebih, juga bisa sosialisasi akan sporadis karena ada sosial media juga,”papar Efi.

Tak hanya itu, Efi juga menekankan agar tempat wisata menjadi lebih disiplin dalam menerapkan kebersihan lingkungan. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menegur wisatawan jika membuang sampah sembarangan.

“Kalau saya pribadi jangan sungkan-sungkan untuk menegur wisatawan yang membuang sampah sembarangan, karena ini kan istilahnya rumah kita, kita sendiri yang harus menjaga,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.