Semarak MTQ Tingkat Kabupaten, Bupati Berharap Pacitan Jadi Daerah yang ‘Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur’

oleh -Dibaca 1,019 kali
BUKA LOMBA MTQ. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membuka lomba MTQ tingkat Kabupaten pada Selasa (23/8/2022). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Ratusan qori dan qoriah akan berkompetisi di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Pacitan tahun 2022 pada Selasa (23/8/2022).

Mereka adalah duta terbaik dari masing-masing kecamatan. MTQ tingkat kabupaten menjadi ajang penjaringan untuk mencari qori qoriah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Pacitan pada gelaran MTQ tingkat provinsi.

Pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Pacitan berlangsung di Pendopo Kabupaten dan dibuka secara resmi oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Acara pembukaan diawali dengan pawai taaruf oleh para kafilah dari semua kecamatan. Turut hadir dalam acara pembukaan MTQ tingkat kabupaten, unsur forkopimda, sekretaris daerah, kepala Kantor Kementerian Agama Pacitan serta para camat  sekaligus mendampingi kontingen masing-masing.

MTQ tingkat Kabupaten Pacitan diikuti oleh 12 kecamatan dengan peserta berjenjang. Kategori lomba meliputi, tartil quran, MTQ anak putra dan putri, MTQ remaja putra dan putri, MTQ Dewasa putra dan putri, syarhil quran (MSI) beregu serta khafidz quran.

Kejuaraan diambil juara 1,2 dan 3 keculai MSI dan khafidz quran. Pemenang akan mendapat piagam, piala dan uang pembinaan.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kegiatan MTQ ini yang merupakan kegiatan yang luar biasa.

”Terimakasih sudah diadakan kegiatan yang luar biasa ini, semoga dengan MTQ ini kita lebih mencintai Allah dan Rosulnya serta lebih cinta kepada tanah air,”kata Bupati, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Bupati pun berharap dengan kegiatan religi tersebut, Pacitan menjadi daerah yang baldatun thayibbatun wa rabbun ghafur.

“Sehingga, harapanya Pacitan lebih sejahtera bahagia adil makmur, gemah ripah loh jinawi, baldatun thayyibatun wa robbun ghafur,”imbuh Bupati

Harapan Bupati agar Pacitan menjadi daerah yang ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur’ seperti dikutip dari Quran Surat Saba ayat 15.

Dalam surat Saba ayat 15 tersebut, dikisahkan tentang keadaan suatu negeri yang subur dengan kekayaan alam melimpah dengan penduduknya yang sejahtera.

“Begitulah keadaan Negeri Saba’, sebuah negeri yang mengumpulkan segala kebaikan, baik alam maupun perilaku penduduknya,”demikian arti dalam ayat tersebut.

Momen kegiatan MTQ tersebut tentu menjadi suatu harapan semua insan, Pacitan bisa menjadi negeri yang aman, sejahtera, dan terkumpul semua kebaikan alam serta perilaku warganya.

Dari beberapa pendapat ahli tafsir, dapat diartikan bahwa baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur adalah sebuah negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.