Dapat Jatah Vaksin Terbatas, Pemkab Pacitan Prioritaskan Vaksinasi Hewan Ternak untuk Wilayah Perbatasan

oleh -Dibaca 401 kali
Pejabat otoritas veteriner Kabupaten Pacitan drh Kus Handoko. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memprioritaskan wilayah perbatasan sebagai sasaran vaksinasi untuk hewan ternak untuk mencegah paparan foot and mouth disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan  Penyakit Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian drh Kus Handoko, Selasa (28/6/2022) di Pacitan membenarkan wilayah perbatasan dijadikan prioritas vaksinasi mengingat keterbatasan dosis vaksin.

“Di Pacitan itu tiga Kecamatan yakni Donorojo, Punung dan Arjosari itu daerah yang tidak terpapar PMK, kemudian khusus di wilayah barat karena perbatasan, masuk risiko tinggi (paparan PMK), kita segerakan untuk di wilayah barat dulu dilakukan vaksinasi, sambil menunggu alokasi vaksin selanjutnya,”kata Kus Handoko.

Untuk wilayah Donorojo, vaksinasi untuk sapi akan difokuskan di Desa Belah dan Desa Cemeng. Sementara di wilayah Kecamatan Punung, kata dia, akan difokuskan di Desa Punung.

“Untuk Desa Punung karena di sana ada pasar Punung dan di sekitar pasar itu banyak sapi potong kemudian tentunya di pasar itu kan mobilitas ternaknya tinggi sehingga kita khawatirkan disitu ada virus PMK,”jelasnya.

Kus Handoko menargetkan vaksinasi tahap pertama untuk hewan ternak di Pacitan dengan jumlah total 2900 dosis ini akan selesai sebelum Hari raya Idul Adha pekan depan.

“Jadi tahap pertama ini kita selesaikan maksimal tanggal 7 Juli, dan mulai tanggal 27 Juli nanti aka nada revaksinasi yang kedua, enam bulan berikutnya baru vaksin boosternya,”ujar dia.

Kus Handoko mengakui, 2900 dosis vaksinasi untuk hewan ternak di Pacitan jauh dari kata cukup, mengingat baru 2 persen sapi potong yang mendapatkan vaksinasi.

“Untuk sapi perah cukup ya, karena target kita 100 persen sapi perah divaksin, jatahnya 900 untuk sapi perah dan 2000 untuk sapi potong, kita saat ini baru sekitar 2 persen sapi potong yang divaksin,”pungkasnya.

Video Antisipasi Virus PMK Pada Ternak, Bersama PDHI Pacitan

No More Posts Available.

No more pages to load.