Meski Panen Lebih Awal, Petani di Pacitan Sebut Hasil Masih Jauh dari Harapan

oleh -Dibaca 630 kali
PANEN PADI. Petani di Pacitan memanen padi lebih awal pada Kamis (3/3/2022). (Foto: Putro Primanto/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Musim panen padi di Pacitan ternyata lebih awal dari perkiraan. Hal tersebut diakibatkan ketakutan petani akan tidak menentunya cuaca yang menyebabkan batang padi ambruk.

Salah satu petani Pacitan saat ditemui Pacitanku.com, Suroto menjelaskan jika padi miliknya harus di panen lebih awal karena sebagian ambruk terkena hujan angin beberapa malam lalu.

“Angin gedhe (besar, red) mas (wartawan), jadi batang padi banyak yang patah. Jadi ini di panen dulu agar ndak rugi,”kata dia, Kamis (3/3/2022).

Lebih lanjut, Suroto menjelaskan jika panen musim tanam tahun ini tidak lebih baik dari musim tanam sebelumnya. “Ya jauh mas (hasil panennya), bagus hasil panen musim lalu. Panennya ini berkurang mas,”tandasnya.

Suroto berharap harga gabah dapat stabil dan pupuk bersubsidi lancar di musim tanam berikutnya. “Ini kalu selesai ya segera di traktor lagi, di tanam lagi. Ya harapannya harga gabah stabil, jadi bisa buat modal nanam lagi dan ini mas harga pupuk juga stabil,”kata dia.

Sebagai informasi menurut rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan dalam angka 2021 sektor pertanian dan pekerja non formal masih medonimasi jenis pekerjaan di Kabupaten Pacitan.

Selain itu, sektor pertanian di Pacitan sendiri merupakan sektor pekerjaan yang paling stabil di Pacitan pada masa pandemi COVID-19.

Berdasarkan data dari BPS, jumlah penduduk Pacitan yang bekerja di sektor pertanian di masa pandemi pada tahun 2020 cenderung mengalami peningkatan.

Dalam rilis BPS Pacitan tersebut, disebutkan sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang masih bisa bertahan. “ Ini membuktikan kalau pada kondisi pandemi ini sektor pertanian masih bisa bertahan,”demikian yang dikutip dari hasil survei BPS.

No More Posts Available.

No more pages to load.