Kompak Pakai Pakaian Adat, Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Pacitan Ikuti Upacara Hari Jadi ke-76 Provinsi Jatim

oleh -Dibaca 471 kali
KOMPAK. Bupati, Wabup dan Ketua DPRD kompak pakai lurik Pacitan dalam momen Hari Jadi ke-76 Jatim pada Rabu (13/10/2021). (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Forkopimda, Rabu (13/10/2021) mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-76 Provinsi Jawa Timur di ruang rapat bupati. Upacara yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu dilaksanakan secara virtual langsung dari Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Yang cukup unik, ketiga pimpinan daerah, yakni Bupati Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Gagarin dan Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono kompak mengenakan pakaian adat atau baju tradisional. Ketiganya kompak mengenakan baju lurik khas Pacitan, lengkap dengan ikat kepala blangkon khas Jatim.

Bedanya Bupati mengenakan ikat kepala putih, sementara Wabup dan Ketua DPRD mengenakan ikat kepala corak coklat-hitam.

Dalam kegiatan itu, Bupati yang didampingi  Ketua TP PKK Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji bersama Wakil Bupati Gagarin mengawali acara dengan memberikan santunan kepada anak yatim.

Upacara Peringatan HUT ke-76 Jawa Timur digelar, meski sempat mundur satu hari. Sejatinya HUT ke-76 Jatim diperingati pada tanggal 12 Oktober, namun pelaksanaan upacaranya dilakukan pada 13 Oktober.

 Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjadi inspektur upacara mengatakan Jatim baru saja mendapat hadiah terbaik dari Presiden Jokowi.Pada 12 Oktober kemarin dirinya menemani Jokowi meresmikan smelter PT Freeport Indonesia. Smelter atau pabrik pengolahan tembaga ini disebut menjadi yang terbesar di dunia.

“Sebenarnya hari jadinya adalah tanggal 12 Oktober tetapi kemarin di Hari Jadi Provinsi Jawa Timur kita mendapatkan hadiah luar biasa dengan berkenan bapak Presiden RI melakukan groundbreaking PT Freeport Indonesia yang membangun smelter terbesar di dunia,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah pun mengucapkan syukur karena Jatim mampu melewati berbagai ujian. Salah satu yang terbesar yakni adanya pandemi COVID-19 yang kini mampu dilewati dengan baik.

Khofifah juga berpesan pada masyarakat agar tidak mudah menyerah dan bangkit dari pandemi COVID-19. Khofifah optimis ekonomi di Jatim bisa bangkit kembali.

Menurutnya, peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur pada hakekatnya tentu adalah suatu ungkapan rasa syukur atas berkat rahmat Allah, Tuhan yang Maha Esa sehingga perjalanan sejarah yang penuh dinamika, di mana ketegaran sikap, kekuatan mental dan ketenangan dalam melangkah dalam situasi yang normal maupun sulit telah mengantarkan kepada segala kemajuan yang didapatkan hari ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.