BPBD Pacitan Fasilitasi Oksigen Gratis untuk Warga Terdampak COVID-19

oleh -Dibaca 492 kali
OKSIGEN GRATIS. BPBD Pacitan menyediakan oksigen gratis untuk warga terpapar COVID-19. (Foto: Dok. BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITANBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan memfasilitasi oksigen gratis untuk warga terpapar coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Kepala Sie Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Pacitan Diannita Agustinawati saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Sabtu (17/7/2021) membenarkan fasilitas oksigen gratis untuk warga tersebut.

“Saat ini kita sedang membantu masyarakat di saat darurat karena posisi di RSUD Pacitan kehabisan oksigen bagik liquid maupun tabung, untuk pengisian, masyarakat, khusus kita mengedepankan pasien darurat bisa datang kekantormembawa tabung yang kosong, dankita tidak berbayar, tidak dipungut biaya untuk masyarakat,”kata perempuan yang akrab disapa Diannita ini.

Lebih lanjut, Diannita mengatakan sesuai dengan arahan dari Bupati Pacitan, BPBD Pacitan yang memiliki kompresor oksigen bisa digunakan untuk keperluan darurat untuk pasien yang membutuhkan pasokan oksigen.

“Sesuai arahan Pak Bupati, tadi pagi beliau juga ke kantor bareng Pak Dandim, Pak Sekda dan perwakilan RSUD dr Daru Mustikoaji, karena sifatnya darurat dan kita memiliki kompresor oksigen yang biasanya digunakan untuk pengisian tabung oksigen untuk selam atau diving dan ini juga bisa digunakan untuk pengisian oksigen untuk pasien,”jelas Diannita.

Menurut Diannita, pasokan oksigen gratis tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk pasien COVID-19, tapi bisa digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan atau pasien lainnya.

“Tapi dengan kadar oksigen yang berbeda, tidak bisa sampai dengan 100 persen seperti dari samator, dengan kadar oksigen 25 persen, namun semoga bisa membantu di saat darurat seperti ini,”tandasnya.

Diannita mengaku, penggunaan fasilitas oksigen gratis untuk warga itu juga mengacu dari BPBD Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang menggunakan kompresor oksigen yang sama dengan BPBD Pacitan.

“Tadi bagi sudah telepon ke BPBD Grobogan terkait pasokan oksigen dengan menggunakan kompresor yang sama dengan kita, ini kita juga mengacu dari BPBD Grobogan yang gunakan kompresor oksigen yang sama dengan kita, utamanya karena untuk membantu disaat darurat dan, semoga pasokan oksigen liquid maupun tabung segera teratasi,”paparnya.

Untuk kapasitas kompresor oksigen di BPBD, imbuh Diannita, mengakui juga ada keterbatasan. Hal itu dikarenakan kondisi yang darurat seperti saat ini.

“Kapasitas untuk kompresor kita kan juga terbatas, satu hari bisa sekitar 50 sampai 60 tabung oksigen yang kecil itu nggih. Jadi beda kalau sama langsung darip usat pabrik kayak samator seperti itu, jadi memang ada keterbatasan, semoga dengan adanya keterbatasan in ibisamembantu di saat darurat seperti ini,”pungkasnya.

Pewarta: Dwi Purnawan

Video Sempat Alami Kelangkaan, Pasokan Oksigen di RSUD dr Darsono Tiba